Marc Anthony Klok atau beken sebagai Marc Klok, kini menjelma sebagai gelandang tengah ber-skill tinggi baik di Persib Bandung maupun Timnas Indonesia.
Marc Klok memang pemain kelahiran Belanda. Tapi sejak November 2020, dia sudah berganti kewarganegaraan menjadi Indonesia lewat jalur naturalisasi.
Sejak saat itu, Marc Klok menjadi langganan Timnas Indonesia, dan kini menjadi andalan Shin Tae yong.
Namun, siapa sangka, kariernya di kancah sepak bola Indonesia awalnya tidak berjalan mulus.
Ada kisah sedih saat awal Marc Klok memilih hijrah ke Liga Indonesia dari Skotlandia tahun 2017.
Baca Juga: 4 Pesaing Berat Marselino Ferdinan di KMSK Deinze, Tak Bisa Santai di Eropa
Saat itu, Marc Klok merasa kariernya di Skotlandia tak berjalan mulus. Akhirnya, dia memilih menerima pinangan PSM Makassar.
Tak disangka-sangka, Marc Klok mengakui kaget menyaksikan antusiasme dan keramahan warga di Makassar.
Saat penyambutan, banyak sekali warga yang meminta foto bareng dengan Marc Klok. Hal itu tak pernah ia rasakan saat di Skotlandia.
Sejak saat itulah Marc Klok jatuh cinta kepada Indonesia dan sepakbolanya.
“Ya rasanya memang aneh. Ketika saya datang, orang-orang bilang saya adalah superstar yang datang ke Makassar. Ada yang minta foto, tanda tangan. Sedangkan saat di Skotlandia, tak ada yang mengenal saya,” kata Marc Klok dikutip dari siniar Podcast 433: The Home of Football, Kamis (2/2/2023).
Soal penyambutan itu, Klok berkata, “Benar-benar kaget. Saya pikir, wow inilah hidupku yang baru. Saya akan dan bisa hidup dengan ini.”
Tapi, saat dirinya bergembira, datanglah kabar buruk tersebut. Persisnya saat Marc Klok baru dua hari berada di Indonesia: ayah tirinya meninggal dunia.
Kontan saja keriaan Marc Klok berubah menjadi kedukaan. Sebab, hubungannya dengan ayah sambungnya tersebut sangat erat.
“Saya sangat bingung dan sedih. Apalagi saya datang ke Indonesia sendirian, tak ada yang mendampingi. Tak ada keluarga, tanpa pasangan. Tapi saya bertekad mengikhlaskan,” kata Marc Klok.
Kala itu, Marc Klok sempat berpikir pulang kampung ke Belanda untuk menemani sang bunda. Tapi ibunya justru meminta dirinya untuk tetap berada di Indonesia.
"Saya sedih sekali saat itu, tak tahu cara mendeskripsikannya. Saya ingin kembali bersama ibu saya. Tapi ibu bilang agar saya tetap di Indonesia. Kalau sudah membaik, baru ke Belanda,” kata Klok.
Marc Klok mencoba mengubah kesedihan ditinggal sang ayah itu sebagai penyemangat memulai karier baru sebagai pesepakbola di Indonesia.
“Saya saat itu bertekat membuat ayah dan ibu saya bangga.”
Ternyata, keputusan sang ibu dan Marc Klok tepat. Kariernya moncer di Liga Indonesia.
Setelah membela PSM Makassar, Marc Klok mengadu nasib di ibu kota dengan menjadi pemain Persija Jakarta tahun 2020.
Dia lantas beralih ke pelukan Persib Bandung dan berganti kewarganegaraan.
Marc Klok melakoni laga debut bersama Timnas Indonesia tahun 2022, dan hingga kini menjadi salah satu andalan Garuda.
Tag
Berita Terkait
-
The Best Quote Shin Tae-yong di Depan TC Timnas Indonesia Sampai "Jlep" Masuk ke Hati
-
Shin Tae yong Bongkar Rahasia Messi saat TC Timnas Indonesia U-20: Leher Dia Tak Pernah Diam!
-
Tak Hanya Marselino, 5 Penggawa KMSK Deinze Juga Berlabel Pemain Timnas Indonesia
-
Duo Pilar Persib Bandung Era Luis Milla Ini Justru 'Ditepikan' Shin Tae yong, Sama Sekali Tak Dilirik
-
Menantikan Kolaborasi 2 Pemain Muda Asia Tenggara di Klub KMSK Deinze Liga Belgia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026