Ferry Irawan pernah meminta maaf dan mohon dikasihani Venna Melinda di awal-awal kasus kekerasan rumah tangga yang terjadi di Kediri, Jawa Timur pada Januari kemarin.
Venna Melinda, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/2/2023) mengatakan Ferry Irawan sempat berlutut dan mengatakan dirinya orang miskin ketika minta maaf pada 9 Januari lalu.
"Dia bersujud, dia bilang 'Mena, Abi orang kecil, Abi orang miskin. Maafin Abi," terang Venna yang didampingi oleh pengacaranya Hotman Paris Hutapea.
Peristiwa itu, terang Venna, disaksikan oleh salah satu putranya, Athalla Naufal. Tetapi ketika itu Venna Melinda enggan memaafkan karena merasa sudah disakiti baik secara fisik maupun mental oleh suaminya tersebut.
Venna menyesalkan kini Ferry Irawan menyangkal telah melakukan penganiayaan saat mereka menginap di sebuah hotel di Kediri pada 7 Januari lalu.
Ferry, baik lewat keluarga maupun pengacaranya, membantah telah melakukan KDRT atau penganiayaan. Soal foto wajah Venna yang berdarah dan hasil visum, pihak Ferry Irawan mengatakan itu adalah ulah Venna sendiri.
Sementara Ibu Ferry Irawan, Hariati, pada pekan ini mengatakan Venna hanya mengalami mimisan biasa dan bukan karena penganiayaan yang dilakukan oleh putranya.
"Saat dia berbohong, saya yakin dia bukan orang yang punya hati nurani. Biar pengadilan yang akan menentukan hukumannya," tegas Venna menanggapi penyangkalan dari Ferry Irawan.
Ferry Irawan kini masih ditahan oleh Polda Jawa Timur di Surabaya. Venna mengatakan ia tidak akan berdamai dan selain itu akan menggugat cerai Ferry.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta