Pengacara keluarga almarhum Brigadir J (Nofriansyah Yosua Hutabarat), Kamaruddin Simanjuntak membongkar jika akhir-akhir ini ada permintaan unik yang menghampiri dirinya.
"Bang bela dong Richard Eliezer," ucapnya dalam channel YouTube Uya Kuya TV, Rabu (8/2/2023).
Dia mengaku, permintaan unik ini datang tidak dari segelintir orang, tapi sangat banyak, bahkan mencapai ribuan.
"Bukannya saya tidak membela. Tapi saya ini kan kuasa pelapor, kuasa korban," ujar Kamaruddin Simanjuntak.
Dirinya menjelaskan bahwa dia sudah membela Richard Eliezer dengan cara dia.
"Saya sudah bela dia dengan menawarkan hidup jujur dan terhormat atau menyesali perbuatannya dan itu sudah diterima Bharada Richard Eliezer, maupun pengacaranya," dia menjelaskan.
Kamaruddin Simanjuntak membeberkan bahwa dirinya sudah mempertemukan orangtua Bharada Richard Eliezer dengan orangtua Brigradir Joshua.
Diakuinya, mereka sudah berdamai dan saling memaafkan.
"Tapi kalau saya pakai jubah jadi pembela nanti conflict of interest," kata dia.
Baca Juga: Kejam! Tak Tahan Suara Tangisan Bayi, Buruh Bangunan Di Manado Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas
"Bagaimana Kamaruddin pelapornya sekaligus pembela terlapor. Ngga bisa toh? Itu namanya conflict of interest," tambahnya.
"Nanti saya diberhentikan dari advokat karena tidak boleh ada conflict of interest," dia menambahkan.
Sementara itu, Kamaruddin Simanjuntak menilai, Bharada Richard Eliezer yanng sudah menyesali perbuatannya dan meminta maaf sudah terlaksana, artinya dia layak dimaafkan.
Dia menjelaskan, Bharada E betul pelakunya salah satu karena disuruh oleh pimpinannya yaitu jendral tertinggi di Propram Ferdy Sambo dan dia pangkat terendah di kepolisian.
"Artinya relasi kuasa sangat kuat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI