Beredar kabar bahwa rumah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digeruduk massa pendukung Sandiaga Uno.
Klaim itu disebutkan bahwa massa simpatisan Sandiaga Uno karena Anies tak kunjung bayar utang Rp50 miliar.
Dalam thumbnail video memperlihatkan massa yang begitu banyak menggeruduk sebuah rumah.
Kabar tersebut dibagikan dan diunggah oleh kanal YouTube bernama 'SKEMA POLITIK' pada 8 Februari 2023.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan video tersebut.
"GAWATTT...!!! PENDUKUNG SANDIAGA UNO GERUDUK RUMAH ANIES?" tulis judul unggahan.
"TAK KUNJUNG BAYAR HUTANG RUMAH ANIES DIGRUDUK SIMPATISAN SANDIAGA UNO" tulis keterangan thumbnail video.
Lalu benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim soal rumah Anies Baswedan digeruduk simpatisan Sandiaga Uno adalah salah.
Unggahan video tersebut faktanya tidak berisi informasi atau kabar terkait klaim yang dituliskan dalam judul maupun thumbnail video.
Video itu berisikan pembahasan mengenai tanggapan sejumlah pihak terhadap isu utang Anies ke Sandiaga ketika Pilkada DKI 2017. Salah satunya adalah tanggapan dari jurnalis senior Hersubeno Arief.
Dilansir dari Metro, Hersu mengaku sempat melihat tiga dokumen yang ditandatangani oleh Anies. Hersu menyebut dokumen tersebut didaptkannya dari Sudirman Said. Hersu menilai isu utang piutang tersebut benar adanya, tetapi persoalan utang tersbeut dianggap selesai apabila Anies dan Sandi menang.
Adapula foto yang digunakan untuk gambar thumbnail video bukanlah rumah Anies. Foto asli diunggah oleh Detik.com pada 7 Oktober 2020 terkait demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Lamongan.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar rumah Anies Baswedan digeruduk pendukung Sandiaga Uno karena utangnya tak kunjung dibayar adalah keliru.
Dengan demikian, informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Anies Dibombardir Isu Utang Piutang Pilkada DKI, PKS Ogah Pusing: Kami Tatap Masa Depan, Tak Lihat Belakang
-
Rincian Utang Anies Baswedan ke Sandiaga Uno yang Disebut Capai Rp92 Miliar
-
Anies Baswedan Buka Suara Soal Janji Tak Nyapres jika Prabowo Subianto Maju
-
Anies Baswedan Jawab Kontrak Politik dengan Prabowo, Tidak Ada Perjanjian Sampai Tahun Tertentu
-
Janji ke Prabowo Gak Bakal Nyapres Tak Spesifik, Anies: Waktu Ngobrol Saya Gak Sebut Tahun
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cek Harga Lewat DM: Praktik Janggal yang Bikin Calon Pembeli Kabur
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
Berdemokrasi dengan Sehat: Bicara Politik itu Hak Warga Negara
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit