/
Selasa, 14 Februari 2023 | 20:25 WIB
Tangkapan layar video dengan narasi SBY mengakui korupsinya dan meminta agar Ibas tidak diseret. (YouTube/SEPUTAR ISTANA)

Sebuah video mencatut nama Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat geger dunia maya. Sebab SBY disebut mengakui aksi korupsi yang pernah dilakukannya.

Hal inilah yang dinarasikan oleh video unggahan kanal YouTube SEPUTAR ISTANA. Video yang turut mencatut nama putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas tersebut tampak telah ditonton lebih dari 10 ribu kali.

"Akhirnya SBY Akui Korupsinya, KPK di Minta Jangan Seret Ibas Atas Dosa-dosanya," seperti itulah judul kontennya, dikutip pada Selasa (14/2/2023).

Sementara di bagian thumbnail-nya tampak foto Ibas yang sudah mengenakan rompi oranye dan tangan terborgol di depan. Tampak suami Aliya Rajasa itu dikawal ketat sejumlah orang dengan salah satunya memperlihatkan amplop diduga barang bukti keterlibatannya dalam kasus korupsi.

Sementara di sisi kiri thumbnail tampak foto SBY yang sedang menangis dan dihadang seorang petugas polisi. "Breaking News, Akhirnya SBY Akui Korupsinya. KPK di Minta Jangan Seret Ibas Atas Kelakuannya," tulis pemilik video.

Namun seperti apakah kebenaran video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran, ternyata video tersebut tidak menampilkan konten yang selaras dengan judul dan narasi di thumbnail-nya.

Justru video itu menarasikan kasus Bank Century dan Hambalang yang menjadi skandal besar di era pemerintahan SBY.

Baca Juga: 4 Tahun Memimpin Jawa Timur, Gubernur Khofifah Ucapkan Terima Kasih atas Banyaknya Dukungan

Kasus Bank Century sendiri menjerat ayah model Nadia Mulya, Budi Mulya. Sementara kasus Hambalang menyeret banyak politisi Partai Demokrat termasuk Anas Urbaningrum yang saat itu menjabat sebagai ketua umum.

Dalam salah satu cuplikan video, Anas menyebut kedua kasus itu sebenarnya berkaitan dengan SBY dan Ibas. Namun keduanya seolah tidak tersentuh terutama dalam kasus Hambalang.

Sampai akhir durasi video sama sekali tidak ada pembahasan mengenai kasus korupsi yang diakui dilakukan oleh SBY maupun desakan agar anak bungsunya, Ibas alias EBY, tidak dilibatkan dalam kasus-kasus tersebut.

Di sisi lain, tidak ada pula informasi kredibel mengenai keterkaitan keduanya dengan kasus-kasus korupsi yang disebutkan di video. Pihak-pihak yang dianggap bersalah dalam kedua kasus rasuah itu juga sedang dan sudah menjalani masa hukumannya.

KESIMPULAN

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa tidak benar video dengan narasi SBY mengakui tindakan korupsinya dan meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menyeret putra bungsunya, Ibas.

Load More