Kontroversi Nikita Mirzani lagi-lagi menjadi perbincangan publik.
Terbaru Nikita Mirzani ditantang duel di atas ring oleh Politikus Partai Golkar Berlian Rungkat.
Berlian menyatakan kalau perseteruannya dengan artis kontroversial itu sudah terjadi sejak 2021.
"Dia sudah membuat berita hoaks, memfitnah saya, ibu saya, dan anak saya," kata Berlian Rungkat di Polres Metro Jakarta Selatan, dikutip dari Suara.com, Kamis (16/2/2023).
Dia bercerita, masalah itu bermula ketika dirinya terjun ke bisnis produk kecantikan Isa Zega, yang mana Berlian bekerja sebagai distributor.
Akan tetapi dia mengaku kalau Nikita tiba-tiba menyerangnya.
"Enggak penting banget, sampai bawa anak dan orang tua. Dia ancam mau bunuh anak saya, sampai anak saya ketakutan enggak mau sekolah. Suami saya dikatain tolol, ibu saya dibilang lonte Dolly," tutur Berlian Rungkat.
Sebenarnya dia mengaku sudah melaporkan Nikita Mirzani ke polisi atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan di tahun 2021.
Sayangnya laporan tersebut belum menunjukkan titik terang hingga sekarang.
"Makanya kami tadi koordinasi dengan penyidik dan kanit. Kenapa sampai saat ini, laporannya terkesan belum ada progres," ucap Rihat Hutabarat selaku kuasa hukum Berlian Rungkat.
Dari sana Polres Metro Jakarta Selatan disebut bakal membentuk tim khusus demi menangani laporan ke Nikita Mirzani.
"Kemarin sempat terkendala karena ada rotasi di tubuh penyidik," sambung Rihat Hutabarat.
Tapi jika proses hukum masih terlalu lama, Berlian Rungkat siap menantang ibu tiga anak itu naik ke ring tinju.
"Saya juga siap tarung di jalanan kalau penegak hukum terlalu lama. Tarung di ring tinju pun saya siap. Kalau lo enggak bisa bayar gue, gue yang bayar lo Rp 1 miliar. Gue enggak takut sama lo," tukas Berlian Rungkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel