Ia mempunyai minat penelitian di bidang teknologi informasi, M-learning, M-commerce, mobile security, dan media sosial.
Pekan lalu, salah satu kabar viral Tanah Air adalah tanda tanya keberadaan Ahmad Munasir Rafie Pratama atau AMRP, seorang dosen Universitas Islam Indonesia atau UII Yogyakarta yang dikabarkan lost contact dalam perjalanan kembali ke Indonesia dari Norwegia.
Berada dalam tim kecil beranggotakan empat orang civitas academica UII Yogyakarta, mereka berkunjung ke universitas dalam kerangka pendanaan Erasmus+. Dan kepulangan memiliki rute berbeda dibanding ketiga anggota lainnya, yaitu Oslo-Istanbul-Riyadh-Istanbul-Jakarta.
Tidak muncul di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, AMRP terdeteksi masuk Amerika Serikat lewat Bandara Boston sejak awal pekan lalu (13/2/2023).
Ia bukanlah sosok yang asing dengan negara adikuasa ini, mengingat latar belakang akademisnya adalah lulusan berbagai universitas Negeri Paman Sam.
Dikutip dari Suarajogja.com, AMRP adalah alumni sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2008. Kemudian memperoleh gelar Master dari Monash University pada 2011. Dilanjutkan menempuh pendidikan studi doktoral di University Stony Brook, Universitas Negeri New York Amerika Serikat pada 2019.
Mas Rafie, demikian dia disapa oleh Rektor UII Fathul Wahid terpilih mendapatkan beasiswa Fulbright sembari mengambil beberapa mata kuliah di Universitas New York dan Teachers College, Universitas Columbia.
Saat ini Mas Rafie menjadi dosen informatika di UII, asisten profesor, serta menjabat sebagai sekretaris jurusan. Ia mempunyai minat penelitian di bidang teknologi informasi, M-learning, M-commerce, mobile security, dan media sosial.
Berita Terkait
-
Mas Rafie Masuk Bandara Boston Sejak Pekan Lalu, UII Yogyakarta Bakal Terapkan SOP Internal Jaldis Luar Negeri
-
Dosen UII Yogyakarta yang Hilang Kontak Berada di Amerika Serikat, Kampus Yakin Ia Tidak Terkait Gerakan Terlarang
-
Dosen UII Yogyakarta Dilaporkan Hilang Sudah Bisa Dilacak: Mengubah Rute Tanpa Pemberitahuan
-
Sosok Ahmad Munasir, Dosen UII Hilang Kontak Di Norwegia, Dikenal Cerdas Dan Berprestasi
-
Rektor UII Yogyakarta Ungkap Gelagat Dosen Ahmad Munasir Rafie Pratama Sebelum Dikabarkan Hilang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik