/
Selasa, 21 Februari 2023 | 10:02 WIB
Ahmad Munasir Rafie Pratama yang dilaporkan hilang dalam perjalanan dari Oslo ke Jakarta ([ANTARA/HO-Humas UII])

Ia mempunyai minat penelitian di bidang teknologi informasi, M-learning, M-commerce, mobile security, dan media sosial.

Pekan lalu, salah satu kabar viral Tanah Air adalah tanda tanya keberadaan Ahmad Munasir Rafie Pratama atau AMRP, seorang dosen Universitas Islam Indonesia atau UII Yogyakarta yang dikabarkan lost contact dalam perjalanan kembali ke Indonesia dari Norwegia.

Berada dalam tim kecil beranggotakan empat orang civitas academica UII Yogyakarta, mereka berkunjung ke universitas dalam kerangka pendanaan Erasmus+. Dan kepulangan memiliki rute berbeda dibanding ketiga anggota lainnya, yaitu Oslo-Istanbul-Riyadh-Istanbul-Jakarta.

Tidak muncul di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, AMRP terdeteksi  masuk Amerika Serikat lewat Bandara Boston sejak awal pekan lalu (13/2/2023).

Ia bukanlah sosok yang asing dengan negara adikuasa ini, mengingat latar belakang akademisnya adalah lulusan berbagai universitas Negeri Paman Sam.

Dikutip dari Suarajogja.com, AMRP adalah alumni sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2008. Kemudian memperoleh gelar Master dari Monash University pada 2011. Dilanjutkan menempuh pendidikan studi doktoral di University Stony Brook, Universitas Negeri New York Amerika Serikat pada 2019.

Mas Rafie, demikian dia disapa oleh Rektor UII Fathul Wahid terpilih  mendapatkan beasiswa Fulbright sembari mengambil beberapa mata kuliah di Universitas New York dan Teachers College, Universitas Columbia.

Saat ini Mas Rafie menjadi dosen informatika di UII, asisten profesor, serta menjabat sebagai sekretaris jurusan. Ia mempunyai minat penelitian di bidang teknologi informasi, M-learning, M-commerce, mobile security, dan media sosial.

Load More