Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming dikritik salah satu warganet tentang pemilihan warna Kampung Harmoni yang dinilai terlalu ngejreng atau berwarna.
Kampung Harmoni sendiri merupakan salah satu program Gibran untuk mengubah kawasan kumuh Semanggi menjadi komplek layak huni.
Hal ini bermula ketika putra sulung Presiden Jokowi itu mencuitkan tentang rasa syukur penghuni Kampung Harmoni.
"Ibu Sutarmi warga RW 05 Semanggi menyampaikan rasa syukurnya karena kini sudah bisa tinggal dengan layak di rumah hunian dengan lingkungan yang tertata bersih dan rapi. Pemkot Solo baru saja meresmikan 136 unit rumah di eks Kawasan Kumuh Semanggi," tulis Gibran melalui akun Twitter resminya.
Cuitan itu pun mendapat komentar dari salah satu warganet dengan akun @Oey121 yang menilai warna cat rumah hunian terlalu berwarna dan tak cocok dengan kaum lansia.
"Saran dek, pertimbangkan pilihan warna. Pilih yang netral saja dan kalem. Warna-warna kuat kurang cocok buat hunian, apalagi kalau mendominasi. Apalagi kalau penghuninya usia lanjut," cuit pemilik akun tersebut.
Komentar itu pun sontak menuai beragam tanggapan dari warganet lainnya.
Dipanggil 'dek' oleh pemilik akun, Gibran pun segera membalasnya menggunakan kata serupa. Dengan mengutip tweet warganet, Gibran menjelaskan bahwa pemilihan warna adalah permintaan donatur.
"Fyi aja. Itu permintaan donatur dek," balas Gibran.
Baca Juga: Menag Yaqut Kuatkan Keluarga Korban Penganiayaan Anak Pejabat Pajak
Tanggapan lelaki yang akrab disapa mas wali itu pun menuai atensi. Beberapa warganet menyebut jawaban Gibran cukup jenaka dan gaul karena menggunakan kata 'fyi' dan kembali menulis 'dek' dalam tweet balasannya.
"Masih beruntung bisa dibantu gratis," tulis akun @h**************
"Apakah mas Gibran korban halo dek?" komentar @z*****
"Ngakak," tambah @r*******
"Aaa 'dek' hahaha gemoi sekali," timpal @i**************
"((fyi aja)) hahahah," sahut @a************
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat di Surakarta 27 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!
-
Jadwal Imsak di Semarang 27 Februari 2026: Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan!
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Blitar Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Kota Padang Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 27 Februari 2026, Lengkap Waktu Salat dan Niat Puasa
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap