Konflik rumah tangga Venna Melinda dan Ferry Irawan semakin panas beberapa waktu belakangan. Bahkan yang terbaru Venna diancam bisa dipenjara selama empat tahun apabila tidak memenuhi keinginan Ferry.
Belakangan terungkap Ferry rupanya meminta agar barang-barangnya yang berada di tangan Venna dikembalikan. Karena itulah Venna kemudian meluruskannya dengan pengacara Ferry, Sunan Kalijaga, di depan sejumlah awak media.
"Saya mau fokus dengan kasus KDRT yang dilakukan oleh Ferry Irawan di tanggal 8 Januari 2023. Saya hanya ingin kita clear, di sini, di tempat ini, untuk mengembalikan barang-barang sehingga tidak ada lagi statement-statement yang saya rasa tidak berkorelasi langsung dengan urusan KDRT," ungkap Venna, dikutip dari kanal YouTube Was Was, Kamis (23/2/2023).
Venna berniat untuk mengembalikan semua barang itu dengan disaksikan para awak media demi menghindari potensi munculnya fitnah. Namun rencana itu gagal terlaksana lantaran Sunan yang ternyata belum mengantongi surat kuasa dari pihak Ferry.
Bahkan masalah ini sempat membuat Venna agak naik darah sebab Sunan langsung berlalu setelah diskakmat oleh istri kliennya tersebut.
Karena itulah, tentu menjadi pertanyaan, barang-barang seperti apa yang sampai membuat Ferry berniat memenjarakan istrinya sendiri?
Daftar barang itu dituliskan Ferry di secarik kertas yang dibacakan oleh Sunan. "Barang pribadi seperti baju-baju, dokumen akta lahir, paspor, dan barang-barang pribadi lainnya di laci sebelah kanan tempat tidur. Obat-obatan dan seluruh isi lacinya dan boks handphone," kata Sunan.
Venna pun mengaku sudah menyiapkan satu mobil khusus untuk membawakan barang-barang yang diminta Ferry tersebut, termasuk siap mengembalikan sebuah barang yang tak disebutkan di suratnya.
"Saya sudah dengan semua persiapan barang-barang Ferry akan saya kembalikan saat ini juga. Ferry tidak minta cincin akan saya kembalikan karena saya tahu itu cincin belum lunas," jelas Venna.
Ya, tampaknya demi sebuah cincin yang belum lunas pembayarannya lah yang sampai membuat Ferry berniat untuk menyeret Venna ke balik jeruji besi, seolah minta ditemani lantaran kini sang aktor juga di penjara akibat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Itu cincin belum lunas, makanya saya tahu ini pasti yang bernilai. Soalnya saya tahu kalau baju-baju nggak mungkin ada ancaman di bawah 4 tahun? Kalau cuma nggak ngembaliin baju, pasti nggak akan ada ancaman hukuman," tutur Venna.
Lalu Venna menjelaskan nasib barang-barang Ferry yang lain. Tak terkecuali paspor Ferry yang masih berada di pihak travel karena sedianya mereka akan bepergian ke Eropa.
"Jadi kalau akta kelahiran saya sudah bawa. Kalau paspor, karena kita kemarin mau menuju ke Eropa itu saya titip ke travel, sebentar lagi bisa saya ambil. Kalau yang namanya obat-obatan sudah ada, baju-baju apalagi," beber Venna.
Karena itulah Venna menyayangkan Sunan yang malah berkoar-koar di media ketimbang mencoba menghubunginya terlebih dahulu. Pasalnya Venna merasa masih mudah dihubungi, terlebih dirinya juga sudah menunjuk tim kuasa hukum yang semestinya dengan mudah dikontak Sunan cs.
Berita Terkait
-
Skak Mat! Tim Fery Irawan Sebut Siap Ajukan Dugaan Tindak Pidana, Venna Melinda Malah Nagih Surat Kuasa
-
Viral Momen Venna Melinda Jabat Tangan Ibu Ferry Irawan di Persidangan, Netizen: Kayak Nggak Ikhlas...
-
Venna Melinda Bakal Gugat Balik Ferry Irawan Termasuk Soal Utang Online
-
Dikawal 8 Orang, Venna Melinda Hadiri Sidang Cerai dengan Ferry Irawan
-
Ngotot Tak KDRT Venna Melinda, Pengacara Ragukan Hasil Visum: Bisa Jadi Bukan Karena Ferry Irawan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Apa Urgensinya?
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan