Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menjenguk putra pengurus GP Ansor, Jonathan Latumahina.
Penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) terhadap David (17) menuai banyak kecaman, serta mendatangkan silang relasi berbagai pihak. Pasalnya, ia anak pejabat kelas atas di Direktorat Jenderal Pajak atau DJP Jakarta Selatan yang menginduk kepada Departemen Keuangan. Sementara di sisi sebaliknya, korban adalah anak pengurus PP Gerakan Pemuda Ansor, atau GP Ansor, terhubung kepada Departemen Agama.
Dikutip dari laman News Suara.com, Ketua GP Ansor DKI Jakarta, M Ainul Yaqin menyatakan benar bahwa David adalah anak pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor yang menjadi korban penganiayaan oleh Mario Dandy Satriyo di kompleks perumahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Mengetahui bahwa anaknya (David) telah menjadi korban pengeroyokan, maka ayah korban, diketahui sebagai pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor sesegera mungkin langsung menuju Rumah Sakit Permata Hijau," jelas M Ainul Yaqin.
Ia menambahkan, akibat aksi penganiayaan David mengalami luka di area wajah sebelah kanan, kepala, bibir robek, dan dalam kondisi tidak sadar di ruang ICU, Rumah Sakit Permata Hijau. Update terbaru sudah siuman, akan tetapi belum bisa ditanyai Polisi terkait kronologi peristiwa.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menjenguk putra pengurus GP Ansor, Jonathan Latumahina itu. Gus Yaqut, sapaannya, mendoakan agar David bisa cepat mendapatkan kesembuhan.
Sementara dalam postinganya di Twitter pribadinya, Gus Yaqut memberikan pesan keras.
"Anak kader, anakku juga. Catat ini!" demikian disampaikan Gus Yaqut dalam laman Twitter via akun resminya.
Dalam kejadian penganiayaan itu, pihak Kepolisian menyatakan pelaku bernama Mario Dandy Satriyo melakukan pemukulan sebagai bentuk emosi atau kemarahan. Kronologinya: AG kekasihnya melaporkan mengalami perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan David. Lantas AG mengirimkan pesan singkat kepada David bahwa kartu pelajarnya tertinggal, korban membagikan shareloc yang berbuntut pelaku datang membawa teman naik Jeep Rubicon, dan menggiring korban serta melakukan pemukulan. Ditengarai AG juga hadir serta mengabadikan peristiwa ini dalam bentuk video.
"Ayah dari teman korban yang membawa David (korban) ke Rumah Sakit Permata Hijau dan memberitahukan kepada pihak keluarga korban atas kejadian itu berdasarkan kesaksian Rudi Setiawan yaitu teman korban," jelas M Ainul Yaqin.
Dari kasus penganiayaan yang menimpa David, pihaknya mendapatkan informasi status dari pelaku hingga mobil Jeep Rubicon yang dijadikan barang bukti.
"Pelaku utama Mario Dandy Satriyo mahasiswa Prasetya Mulya dan informasi dari LBH mobil jeep milik ayah yang diduga pelaku bernama Rafael Alun Trisambodo yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jaksel II," lanjutnya.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi pada Rabu (22/2/2023) menyatakan bahwa Mario Dandy Satriyo sudah ditahan. Ia dijerat pasal 76 c juncto pasal 80 UU Nomor 35/2014 dengan ancaman pidana maksimal lima tahun subsider pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun.
Berita Terkait
-
Jeep Rubicon Jadi Mencuat Lagi Gara-gara Kasus Mario Dandy Satriyo, Kalau Ingin Harga Budget Ini Pilihannya
-
Beredar Video Diduga Mario Dandy Satryo Saat Aniaya David, Sudah Tersungkur Kepalanya Diinjak
-
Mario Dandy Satrio Diduga Menantang untuk Dilaporkan ke Polisi saat Aniaya Putra Pengurus GP Ansor
-
Mario Diduga Lakukan Selebrasi Siu ala Ronaldo Usai Tendang dan Injak Kepala Anak Pengurus GP Ansor
-
Intip Harga Kendaraan Mewah Mario Dandy Satryo yang Kerap Dipamerkan di Medsos
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas