Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio (MDS) saat ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian. MDS merupakan anak pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
MDS diketahui memukul korban bernama David (16) yang merupakan anak dari salah satu pengurus GP Ansor Jakarta Selatan.
Akibat perbuatannya, MDS dijerat pasal berlapis. Foto Mario Dandy Satrio yang memakai baju tahanan berwarna oren pun sudah tersebar luas di media sosial.
Namun, raut wajah MDS menjadi sorotan warganet karena dinilai tidak menunjukkan ekspresi penyesalan. Warganet bahkan menyebut Mario Dandy Satrio masih bersikap sombong dan arogan dengan menaikkan dagunya.
Menurut Suara Purwokerto, MDS diancam dengan Undang-Undang Perlindungan Anak karena usia korban masih tergolong di bawah umur.
Berdasarkan Pasal 76c jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Mario Dandy Satrio terancam pidana maksimal 5 tahun.
Meski mendapat ancaman 5 tahun penjara, tetapi raut wajah MDS dinilai tidak ada rasa takut atau menyesal sama sekali.
Dalam video singkat milik Kompas TV yang dibagikan kembali oleh akun Twitter @habibthink, terekam wajah Mario Dandy Satrio yang seolah-olah masih tidak merasa bersalah atas kekerasan yang dilakukannya.
Beberapa warganet bahkan merasa jika Mario Dandy Satrio mungkin dapat dihukum dengan hukuman minimal berkat kekuasan yang dimiliki ayahnya.
Baca Juga: Industri Pariwisata Khususnya Danau Toba Akan Terangkat di Mata Dunia Berkat F1 Powerboat
"Lihatlah muka gagah berani ini yang bilang 'lapor aja gua nggak takut', ekspresi apa itu? Ekspresi menunggu bapak kau untuk menyelamatkan kau? Hadeh semoga 5 tahun penjara nggak cuma ancaman doang," tulis akun @a*******
"Kepalanya aja masih tegak ini orang," komentar @m************
"Nggak ada nunduk-nunduknya itu kepala, nggak ada penyesalan banget kayaknya. Tengil banget mukanya, boleh nampol sekali nggak sih orang kayak gini," tambah @A*****
"Jelaslah dia nggak takut, merasa bapaknya punya power. 5 tahun? Kalau gue jadi orang tuanya nggak akan ikhlas, apalagi si korban sampai koma," timpal @s***_******
"Udah ditangkap aja gayanya masih angkuh gitu. Pasti ada backingannya ini," sahut @y********
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional