Kasus penganiayaan yang dilakuan oleh anak dari pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) saat ini menjadi sorotan masyarakat luas.
Tak sedikit warganet yang berusaha mencari tahu dan membongkar identitas pelaku. Belakangan, diketahui bahwa Jeep Wrangler Rubicon yang digunakan pelaku rupanya menggunaakan pelat palsu.
Tak hanya itu, pelaku yang diketahui bernama Mario Dandy Satrio (MDS) ini juga menggunakan mobil yang pajaknya belum dibayar.
Menurut Samsat DKI Jakarta, polisi menemukan bahwa Jeep Wrangler Rubicon itu memiliki status masa pajak habis. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tersebut memiliki nilai sebesar Rp 6,678 juta dan SWDKLLJ Rp 143.000 dengan masa berlaku 4 Februari 2023.
Namun, pemilik kendaraan terlambat membayar pajak sehingga angka tersebut belum ditambah dengan PKB denda sebesar Rp 133.000 dan SWDKLLJ Rp 35.000, membuat total pajak yang harus dibayarkan sebesar Rp 6,989 juta.
Menyoroti hal ini, tak sedikit warganet yang protes karena sikap seorang pejabat pajak yang justru tidak membayar pajak.
Tak hanya itu, warganet menyoroti nominal gaji para pejabat pajak yang menyentuh angka puluhan juta rupiah. Beberapa warganet membandingkan dengan gaji UMR mereka, namun tetap taat membayar pajak.
Oleh karena itu, sebagian besar warganet yang mengaku menjadi semakin malas untuk lapor pajak dan SPT tahunan.
"Jadi makin malas lapor SPT dan bayar pajak lihat gaji para pegawai pajak yang segini tapi nggak ada yang bayar pajak. Cuih, susah payah berkeringat buat bayar mereka," tulis akun @r*********
Baca Juga: Rekap Hasil Liga Europa: Manchester United, Juventus dan AS Roma Maju ke Babak 16 Besar
"Jadi malas lapor pajak nih min @DitjenPajakRI," komentar @h**********
"Jadi makin malas mau bayar pajak, mana lagi bulan-bulannya lapor SPT. Lihat anak pejabatnya kayak gini," tambah @R********
"Akibat kejadian tersebut pasti masyarakat akan malas bayar pajak setelah tau pejabat tingginya juga ada yang nggak lapor pajak, sudah gitu anaknya buat kasus besar dengan mengeroyok anak di bawah umur," timpal @r***********
"Wah min @DitjenPajakRI, capek-capek bayar pajak eh kelakuan oknum pajak gaya hidup hedon, malah lah lapor pajak begini orang oknum pajak aja keluarganya begini," sahut @r*****_*****
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026