Beredar narasi yang menyebut jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita seluruh aset milik Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Agenda Politik pada Rabu (2/3/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"SITA ASET MAHFUD MD, GEGER! KPK TEMUKAN KORUPSI BARU MENKO POLHUKAM - BREAKING NEWS - AGENDA POLITIK."
"BREAKING NEWS. SEMUA ASET MAHFUD MD DI SITA KPK !! MENGEGERKAN !! PENYIDIK KPK TEMUKAN KASUS KORUPSI BARU MENKO POLHUKAM."
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim KPK sita seluruh aset milik Mahfud MD hingga kasus korupsi baru Menko Polhukam terkuak adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 7 menit 40 detik ini sama sekali tidak menjelaskan terkait klaim yang ditulis oleh pengungah video.
Baca Juga: Menjadi Perempuan Masa Kini Itu Tidak Mudah?
Tayangan ini justru berisi beberapa video dan foto yang diedit menjadi satu. Beberapa foto tersebut berisi gambar Mahfud MD dan Plt Jubir KPK Ali Fikri.
Selain itu, narator dalam video ini hanya membacakan artikel berjudul KPK Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Pulo Gebang yang diunggah oleh detik.com pada Senin (27/3/2023).
Artikel ini mengulas soal kasus korupsi pengadaan lahan di Pulo Gebang yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Saksi yang diperiksa antara lain Direktur Keuangan PT Ansuransi Jiwa Adisarana WanaArtha, Christian Ricky Sunarno, Direktur PT Sejahtera Valasindo.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim KPK menyita aset milik Mahfud MD.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar yang disebarkan kanal YouTube Agenda Politik adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Pemilik Rubicon Rafael Alun Penghuni Gang Sempit, Warganet Samakan KPK dengan Bocil
-
Kejaksaan Periksa Lagi Bupati Sumenep Busyro Karim Dalam Kasus Korupsi Pengadaan Kapal
-
Aset Rafael Alun yang Dilacak KPK , Termasuk Rubicon hingga Munculnya 'Geng' Pejabat Pajak
-
Simpang Siur Pemilik Rubicon yang Dipakai Mario Dandy: Kakak Rafael atau Warga di Gang Mampang?
-
Siap Kasasi, Mahfud MD Bakal Segera Bedah Kasus Indosurya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan