/
Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:36 WIB
Pegawai pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo (Suara.com/Yaumal)

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan, modus yang digunakan mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo untuk menyembunyikan harta kekayaan adalah dengan menggunakan identitas palsu.

"Memang modus prilaku korupsi yang selalu terjadi adalah mengaburkan kepemilikan harta kekayaan dengan menggunakan nomine, bahkan identitas palsu," kata Ketua PPATK Ivan Yustiavandana dikutip dari Suara.com, Jumat (3/3/2023).

Hal ini, kata Ivan, biasa dilakukan oleh koruptor untuk menyembunyikan harta kekayaannya tersebut yang diperoleh secara ilegal dengan harapan tidak terlacak.

"Dengan maksud membuat kepemilikan harta seolah-olah milik orang lain namun sebenarnya dia adalah Benefial Ownership (BO) dari harta kekayaan tersebut," ungkap Ivan.

Pakai Nomine

Sebelumnya, KPK menyebut Rafael diduga menggunakan banyak nomine atau nama orang lain untuk menyembunyikan harta kekayaannya. Nominal harta kekayaan Rafael yang diduga menggunakan nomine ini nilainya cukup besar.

"Gede-lah (nilainya). Beberapa yang saya tahu itu terkait nama orang," kata Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan di Gedung KPK, Jakarta.

Beberapa harta kekayaan atau aset Rafael yang diduga menggunakan nomine ini berupa tanah hingga properti. 

Karena dugaan mengatasnamakan orang lain itu, lanjut Pahala, Rafael percaya diri saat diklarifikasi KPK pada Selasa (1/3/2023) kemarin. 

Baca Juga: Millen Cyrus Pamer Pacar Baru ke Ashanty, "Si Ganteng Doyan Pisang"

Sebab semua harta kekayaan yang atas namanya sendiri tercantum di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN.

"Ya PD-lah, semuanya di-laporin," ungkap Pahala.

Salah satu harta kekayaan Rafael yang diduga menggunakan nomine yakni mobil Jeep Rubicon.

Dari hasil penyelidikan KPK, ditemukan fakta bahwa Jeep Rubicon yang sempat digunakan Mario Dandy Satriyo (20) anak Rafael saat menganiaya David (17) tercantum kepemilikannya atas nama Ahmad Saefudin, warga Mampang, Jakarta Selatan.

Pahala mengemukakan berdasar hasil penelusuran, Ahmad merupakan pegawai kebersihan atau cleaning service.

"Waktu tim ke lapangan fakta ini sudah kami dapatkan," pungkas Pahala.

Load More