/
Senin, 13 Maret 2023 | 08:09 WIB
Kiky Saputri (YouTube/Kiky Saputri Official)

Kiky Saputri banjir hujatan dan kritik salah satunya dari salah seorang dokter yang menyebutnya telah menyebar fitnah dan minim pemahaman terkait stroke telinga yang diderita ibu mertuanya.

"Mohon ijin jabarkan isi tweet saya. Yang pertama, yang bilang mana ada stroke telinga itu bukan saya, dokter Singapur. Saya juga nggak tahu ada ato nggak strke telinga itu bukan urusan saya, saya bukan orang medis," ujarnya dalam channel YouTUbe Kiky Saputri Official, dikutip Senin (13/3/2023).

Menurut dia, dokter di Singapur saat memeriksa kondisi sang ibu mertua langsung menyangkal jika itu bukan stroke telinga.

"Ibaratnya 'No lah, ini mana ada stroke telinga, itu karena flu biasa bukan stroke telinga. Jadi pendengaran ibu mertu saya bukan karena stroke tapi karena flu," jelasnya.

Di kesempatan itu, dia menegaskan bahwa bukan ada atau tidaknya stroke telinga tapi lebih kepada mengapa ada diagnosa stroke telinga. 

"Saya dan keluarga saya tidak mempermasalahkan ada atau tidaknya stroke telinga di muka bumi ini," kata Kiky Saputri.

Potret bulan madu Kiky Saputri di Italia. (sumber: (Instagram/@kikysaputrii))

Menurutnya, tujuannya membuat cuitan yang menjadi viral itu karena juga ingin berbagi pengalaman yang terkait dengan tweet Presdien Jokowi dari akun pribadinya.

"Bukan hanya saya yang bercerita sebelumnya. Boleh dong tapi kebetulan saya yang viral, saya yang diserang sana sini," ungkap dia.

Kiky Saputri menjelaskan bahwa saat di Singapuran itu keluhan sang ibu mertua hanya berasal dari flu.

Baca Juga: Kuasa Hukum APA Keberatan Klien Dikaitkan Aksi Brutal Mario Dandy Satriyo, Alasannya Begini

"Penanganannya pun seperti orang flu, tidak harus disuntak-suntik," katanya.

Pasalnya, waktu di Indonesia dan didiagnosa bahwa itu kena store ringan dan menerima tindakan, bukan malah membaik dan makin memburuk.

"Setelah disuntik, ibu mertua saya makin parah pendengarannya, makin nggak bisa denger sama sekali. Bikin kondisi mertua saya drop, mertua saya jadi takut tuli permanen, jadi keluarga putuskan yuk jadi compare," jelas dia.

Tidak sampai disitu, Kiky Saputri juga menjawab disebut minim pengetahuan soal stroke telinga.

"Kita mah orang awam, bukan orang medis. Itu stroke telinga juga dokter yang kasih tau, kalau dokter aja baru denger, apalagi kita," sindirnya.

"Yang saya sayangkan kok bisa didiagnosanya stroke telinga, kok bisa penangangannya seperti stroke telinga," dia menegaskan.

Sekali lagi, Kiky Saputri menegaskan jika yang jadi masalah itu bukan ada tidaknya penyakit stroke ringan.

Dirinya pun menjawab soal disebut menyebar fitnah dan mendahulukan tabayun.

"Dokter udah tabayun belum, sebelum bilang saya kalau fitnah, dokter udah tabayun belum kalau bilang kita minim pengetahuan, saya baca ini dari mulai terheran-heran, emosi, tarik napas lepaskan ikhaskan," pungkasnya.

Load More