Kiky Saputri banjir hujatan dan kritik salah satunya dari salah seorang dokter yang menyebutnya telah menyebar fitnah dan minim pemahaman terkait stroke telinga yang diderita ibu mertuanya.
"Mohon ijin jabarkan isi tweet saya. Yang pertama, yang bilang mana ada stroke telinga itu bukan saya, dokter Singapur. Saya juga nggak tahu ada ato nggak strke telinga itu bukan urusan saya, saya bukan orang medis," ujarnya dalam channel YouTUbe Kiky Saputri Official, dikutip Senin (13/3/2023).
Menurut dia, dokter di Singapur saat memeriksa kondisi sang ibu mertua langsung menyangkal jika itu bukan stroke telinga.
"Ibaratnya 'No lah, ini mana ada stroke telinga, itu karena flu biasa bukan stroke telinga. Jadi pendengaran ibu mertu saya bukan karena stroke tapi karena flu," jelasnya.
Di kesempatan itu, dia menegaskan bahwa bukan ada atau tidaknya stroke telinga tapi lebih kepada mengapa ada diagnosa stroke telinga.
"Saya dan keluarga saya tidak mempermasalahkan ada atau tidaknya stroke telinga di muka bumi ini," kata Kiky Saputri.
Menurutnya, tujuannya membuat cuitan yang menjadi viral itu karena juga ingin berbagi pengalaman yang terkait dengan tweet Presdien Jokowi dari akun pribadinya.
"Bukan hanya saya yang bercerita sebelumnya. Boleh dong tapi kebetulan saya yang viral, saya yang diserang sana sini," ungkap dia.
Kiky Saputri menjelaskan bahwa saat di Singapuran itu keluhan sang ibu mertua hanya berasal dari flu.
Baca Juga: Kuasa Hukum APA Keberatan Klien Dikaitkan Aksi Brutal Mario Dandy Satriyo, Alasannya Begini
"Penanganannya pun seperti orang flu, tidak harus disuntak-suntik," katanya.
Pasalnya, waktu di Indonesia dan didiagnosa bahwa itu kena store ringan dan menerima tindakan, bukan malah membaik dan makin memburuk.
"Setelah disuntik, ibu mertua saya makin parah pendengarannya, makin nggak bisa denger sama sekali. Bikin kondisi mertua saya drop, mertua saya jadi takut tuli permanen, jadi keluarga putuskan yuk jadi compare," jelas dia.
Tidak sampai disitu, Kiky Saputri juga menjawab disebut minim pengetahuan soal stroke telinga.
"Kita mah orang awam, bukan orang medis. Itu stroke telinga juga dokter yang kasih tau, kalau dokter aja baru denger, apalagi kita," sindirnya.
"Yang saya sayangkan kok bisa didiagnosanya stroke telinga, kok bisa penangangannya seperti stroke telinga," dia menegaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Warga Rasakan Getaran, Simak Analisis BMKG Soal Gempa 'Deep Focus' yang Guncang NTB
-
Tayang Paruh Kedua, Drakor Sacred Jewel Rilis Jajaran Pemain Utama
-
Meniru Semangat Juang 3 Sekawan di Novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Cinta Laura Desak Kasus Pelecehan Seksual FH UI Diusut, Minta Maaf Tak Cukup
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Harga Emas Antam, USB, Galeri24 di Pegadaian Melejit Rabu 15 April 2026
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
Buku Lelah Tapi Untuk Masa Depan: Meski Sepi, Kabar Baiknya Kamu Bertumbuh!