Ganjar Pranowo menjadi salah satu tokoh politik dari PDI P yang sering digabungkan untuk maju sebagai calon presiden 2024.
Namun terbaru, Ganjar Pranowo dikabarkan memilih untuk keluar dari PDI P karena kesalahan fatal yang dilakukan Megawati.
Rumor tersebut diunggah oleh unggahan video di kanal YouTube AKTUAL yang diunggah Rabu (15/3/2023).
“AMARAH JOKOWI MEMUNCAK!! AKIBAT KESALAHAN MEGAWATI BIKIN GANJAR KELUAR DARI PDIP KARNA INI..,” tulis judul video.
Sementara pada bagian sampul video terlihat Ganjar Pranowo yang tampak sedang menandatangani selembar kertas di hadapan Puan Maharani, Jokowi, serta jajaran kader PDIP lainnya.
Namun benarkah Ganjar Pranowo keluar dari partai PDIP akibat kesalahan fatal Megawati?
Cek Fakta
Setelah ditelusuri, video tersebut rupanya tidak menayangkan sesuai dengan yang terdapat pada bagian judul.
Faktanya, kabar mengenai keluarnya Ganjar Pranowo sebagai kader PDIP tidak dibahas sampai akhir video.
Baca Juga: 5 Anak Buah Indra Sjafri Akan Digembleng Shin Tae-yong Lawan Burundi di FIFA Matchday
Justru video hanya membahas kedekatan Megawati dengan Ganjar Pranowo.
Video tersebut juga menampilkan pandangan dari beberapa pengamat soal PDIP yang memberi sinyal dukungan terhadap Ganjar Pranowo yang bakal jadi calon presiden.
Kesimpulan
Dengan demikian, informasi yang beredar terkait Ganjar Pranowo keluar dari PDI P merupakan berita bohong atau hoaks. Foto yang ditampilkan juga merupakan sebuah hasil rekayasa.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki
-
Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor
-
Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi
-
Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang