Ferdy Sambo divonis dengan hukuman mati dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Saat ini, suami Putri Candrawathi itu ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.
Namun belakangan, beredar kabar bahwa Ferdy Sambo nekat membakar ruang tahanan Mako Brimob karena frustrasi banding yang diajukannya ditolak.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube INEWS TODAY dengan judul "Miris! Frustasi Banding Ditolak Majelis Hakim || Ferdy Sambo Nekat Bakar Ruang Tahanan".
Dalam thumbnail, tampak foto Ferdy Sambo mengenakan baju tahanan oranye dengan latar belakang api yang membakar sebuah bangunan dan beberapa orang serta petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 700 penayangan. Lalu, benarkah Ferdy Sambo membakar sel tahanan Mako Brimob karena bandingnya tidak disetujui?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 18 detik tersebut, tidak ada pernyataan ataupun bukti valid yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo membakar ruang tahanan di Mako Brimob.
Narator dalam video hanya memberikan informasi terkait keluarga Brigadir J yang merasa puas dengan vonis yang diberikan hakim kepada Ferdy Sambo. Keputusan itu dinilai sebanding dengan apa yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap Brigadir J.
Tak hanya itu, narator juga menyampaikan tentang keinginan orang tua Brigadir J untuk menjadikan rumah Ferdy Sambo sebagai lokasi pembunuhan Brigadir Yosua sebagai museum.
Baca Juga: Prabowo dan Ganjar Berpotensi Besar Menang Jika Duet di Pilpres, Ini Alasannya
Terkait dengan keputusan banding, putusan tersebut baru akan dibacakan pada persidangan yang terbuka untuk umum pada 12 April 2023.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo membakar ruang tahanan Mako Brimob karena bandingnya ditolak Majelis Hakim adalah berita bohong atau hoaks.
Pengunggah video berusaha menggiring opini publik lewat thumbnail yang diedit dan judul video. Konten tersebut dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan karena berisi berita palsu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
BRI Jadi 'Bank Nomor 1' di Indonesia Versi Fortune
-
TPS Ilegal Cilincing Ditindak, Pemprov DKI Janji Ekonomi Warga Tetap Jalan
-
Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia
-
MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton
-
Merayakan Kemerdekaan?
-
Sifat dan Karakter Shio Kerbau Pria dan Wanita
-
Pembangunan Jangan Cuma Kejar Ekonomi! Pastikan Rakyat di Pelosok Tidak Merasa Jauh dari Negara
-
DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Sidang Memanas! dr Richard Lee Tuduh Doktif Minta Rp200 Miliar untuk Hentikan Perkara
-
Pengemudi Ojol Kini Dapat Pendapatan 92% dari Hasil Kerjanya