Polri akan berlakukan sistem one way serta contra flow untuk Mudik Lebaran 2023.
Ingin mudik Lebaran dengan kendaraan sendiri atau menyewa, situasi jalur darat untuk hari besar yang diperkirakan jatuh 20-23 April 2023 tengah dipetakan Kepolisian Republik Indonesia. Tujuannya mengurangi penumpukan sehingga semua pemudik bisa lebih efisien selagi berada di jalan raya.
Pada 2023 pemerintah memprediksi 123,8 juta orang melakukan pergerakan saat libur Lebaran. Terjadi peningkatan 44 persen dari 2022.
Diperkirakan 99,22 juta orang menggunakan transportasi darat, di mana 22,07 persen (27,32 juta orang) menggunakan mobil pribadi, 20,3 persen (25,13 juta orang) sepeda motor, 18,39 persen (22,77 juta orang) menggunakan bus, 11,69 persen (14,47 juta orang) menggunakan kereta api antar kota, 7,7 persen (9,53 juta orang) menggunakan mobil sewa.
Daerah tujuan terbanyak pemudik Lebaran 2023 adalah Jawa Tengah 26,45 persen (32,75 juta orang), Jawa Timur 19,8 persen (24,6 juta orang) dan Jawa Barat 16,73 persen (20,72 juta orang).
Dikutip kantor berita Antara dari diskusi publik bertajuk "Keterjangkauan Pangan, Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi Publik Jelang Mudik Lebaran 2023" di Jakarta, Selasa (28/3/2023), Korps Lalu-Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan penambahan kapasitas jalan untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2023.
Caranya dengan memberlakukan one way dan contra flow di sejumlah ruas jalan.
"Tahun ini kami akan melakukan penambahan kapasitas jalan berupa contra flow, one way, alih arus dan buka tutup," jelas Brigjen Pol Aan Suhanan, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri.
Contra flow dilakukan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu-lintas di sekitar rest area dan terjadinya gangguan pada penggal jalur tertentu.
"Contra flow untuk dilaksanakan dari mulai KM 47 Tol Jakarta--Cikampek sampai dengan KM 72 Tol Cipali," jelas Brigjen Pol Aan Suhanan.
Sedangkan untuk one way dilaksanakan dari KM 72 Tol Cipali sampai dengan KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, kemudian di KM 422 sampai dengan KM 442 Tol Semarang-Bawen.
Kemudian untuk alih arus dan buka tutup dilakukan pada ruas tol fungsional Cisumdawu apabila arus padat di GT Cimalaka maka kendaraan akan ditutup atau dialihkan melalui exit Sumedang. Bila exit Sumedang masih padat maka akan ditutup dan dialihkan melalui exit Pemulihan.
Terkait dengan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2023, seluruh Dirlantas Polda yang wilayahnya dilalui pemudik sudah membuat beberapa rekayasa lalu-lintas guna memastikan kelancaran arus bagi masyarakat.
Brigjen Pol Aan Suhanan memaparkan bahwa pelaksanaan one way dan contra flow sudah dibuat jadwal nya bersama dengan Kementerian Perhubungan, PT Jasamarga dan pemangku kepentingan terkait (stakeholders).
"Jadwal one way dan contra flow sama supaya terjadi keharmonisan," kata Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan Cucu Mulyana.
Jadwal:
Contra Flow arus mudik
Dari KM 47 sampai KM 72:
18 April mulai pukul 14.00 WIB sampai 24.00 WIB
19, 20 dan 21 April mulai pukul 08.00 WIB sampai 24.00 WIB.
One way arus mudik
Dari KM 72 sampai dengan KM 414 dilaksanakan bersamaan dengan contra flow.
Contra flow dan one way arus balik
Gelombang pertama contra flow dari KM 72-47 dilaksanakan 24 April dari pukul 14.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB
25 dan 26 April sama-sama dimulai pukul 08.00 WIB
Jadwal yang sama berlaku untuk sistem one way di KM 414-KM 72.
Gelombang kedua di KM 72-KM 47 dimulai 29 April mulai 14.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB, dilanjutkan 30 April pukul 08.00-24.00 WIB, dan 1-2 Mei pukul 08.00 WIB.
Jadwal yang sama berlaku untuk sistem one way dari KM 414-KM 72.
Berita Terkait
-
Enam Pemain Absen Lawan Persita, Persija Tetap Pede Menang di Indomilk Arena
-
Dari Pengamat Diangkat Jadi Komisaris LRT Jakarta, Azas Tigor Klaim Bakal Tetap Garang Kritisi Pemprov DKI
-
Alat Musik Angklung dari Indonesia Diakui UNESCO sejak 2010, Tampil Menawan di HUT Keempat MRT Jakarta
-
Ringankan Warga Terdampak Kenaikan Harga Awal Ramadan, Polres Metro Jakarta Barat Salurkan Bantuan Paket Sembako
-
Timnas Indonesia vs Burundi: 4 Tahun Dicuekin STY, Riko Simanjuntak Siap Kasih Pembuktian
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa