Erick Thohir bertolak ke Eropa dan disebut-sebut Indonesia ditawari menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 menggantikan Peru.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau Ketum PSSI Erick Thohir disebutkan segera bertolak ke kandang Federasi Sepak Bola International atau FIFA di Zurich, Swiss untuk kedua kalinya. Dalam kesempatan itu, Indonesia membuka peluang untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 setelah Peru batal jadi tuan rumah.
Dipantau Metro Suara.com secara daring dari kanal YouTube, akun Sudut Timnas TV menyuguhkan video berjudul AKHIRNYA WARAS JUGA!! MINTA MAAF KE INDONESIA FIFA AJUKAN INDONESIA JADI TUAN RUMAH PIALA DUNIA LAGI.
Dalam tayangan itu, narator menyatakan bahwa Erick Thohir pergi kedua kalinya menemui FIFA dan membawa cetak biru sepak bola Indonesia.
"Malam ini saya akan berangkat ke Eropa, ini cetak birunya. Kita bicara proses. Semoga Indonesia bisa kembali, keluar dari sanksi," demikian petikan suara Erick Thohir yang dicuplik oleh akun ini.
Narasi menyebutkan bahwa Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk Piala Dunia U-17 mengingat Peru dicoret FIFA sebagai host. Termasuk pernyataan FIFA bahwa Peru dan federasi sepak bola ini memiliki hubungan erat. Akan tetapi kelengkapan infrastruktur tidak bisa diselesaikan dalam gelaran yang akan berlangsung 10 November - 2 Desember 2023.
Dengan adanya peluang ini maka Indonesia akan membawa proposal baru lewat Ketum PSSI. Peluangnya besar, mengingat Tim Nasional atau Timnas Israel tidak masuk ke dalam kualifikasi. Sehingga ormas dan partai politik tidak lagi punya alasan untuk melarang pentas olah raga ini.
PENJELASAN
Cuplikan video Erick Thohir mengungkapkan cetak biru adalah bagian dari materi yang akan disampaikan agar FIFA tidak memberikan sanksi terhadap Indonesia mengingat sepak bola Indonesia tengah berproses ke arah lebih baik.
Dalam video tidak disebutkan sama sekali FIFA meminta maaf telah melakukan pencoretan atau membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah. Pasalnya bukan melakukan kesalahan dan situasi dalam negeri Indonesia sendiri yang mendorong batalnya negara kita menjadi tuan rumah.
FIFA bergeming atau tetap kepada putusannya dan seperti disebutkan oleh Ketum PSSI Erick Thohir bahwa Indonesia selaku anggota dari FIFA menghormati keputusan yang telah diberikan kepada Indonesia.
Peru dibatalkan sebagai host Piala Dunia U-17 sedangkan Indonesia dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 keduanya adalah hal yang berdiri sendiri dan memiliki konsekuensi serta replacement yang ditentukan FIFA.
KESIMPULAN
Tidak terdapat kesamaan atau keselarasan antara judul dengan materi video. Narasi yang disampaikan hanya menggiring opini bahwa FIFA menyesali keputusan yang diambil padahal secara profesional tidak demikian faktanya.
Bisa dibuktikan bahwa tidak ada pernyataan lebih lanjut soal kemungkinan Indonesia menjadi tuan rumah gelaran FIFA. Justru Indonesia sendiri yang tengah menunggu sanksi apakah yang akan diberikan FIFA atas ketidaksediaan Indonesia di detik-detik terakhir.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Sindir Kericuhan PSIS Semarang vs PSS Sleman: Baru Aja Dicoret FIFA dari Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
Cek Fakta: Raffi Ahmad Ditangkap Polisi, Hotman Paris Bongkar Pencucian Uang Rafael Alun
-
CEK FAKTA: Benarkah Para Pemain Bola Dunia dan Palestina Lakukan Aksi Khusus untuk Indonesia yang Mengagetkan FIFA?
-
Timnas Israel Tak Lolos, Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023?
-
Sempat Kontra dengan Ganjar soal Piala Dunia U-20, Gibran Akhirnya Minta Maaf
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar
-
8 Cara Merawat Sepatu Lari agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan
-
3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel
-
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review
-
Rumah Mewah Bertingkat di Semarang Disita KPK, Nama Fadia Arafiq Terpampang di Plang
-
Densus 88 Ungkap Game Online Jadi Jalur Baru Perekrutan Radikalisme di Jateng
-
7 Tips agar Outsole Sepatu Lari Awet, Tidak Cepat Gundul dan Tetap Nyaman Dipakai
-
Jeffrey Hendrik Jadi Bos Baru BEI, Core Indonesia: Investor Lebih Peduli Kondisi Ekonomi RI!
-
Tak Boleh Asal, Pedagang Harus Punya NIB Jika Mau Jualan di E-Commerce
-
Celios Desak Prabowo Evaluasi Budiman Sudjatmiko: Minim Kontribusi, Malah Ribut di Kampus