Gelandang Persija Jakarta Hanif Sjahbandi berharap penggunaan kendaraan taktis atau rantis milik kepolisian untuk mengangkut pemain sepak bola ke stadion dapat dihapuskan.
Permintaan ini disampaikan Hanif tak lama setelah gelandang Persib Ricky Kambuaya terlibat adu mulut dengan polisi, karena menolak masuk ke dalam rantis selepas bermain melawan Persija di Bekasi pada 31 Maret kemarin.
"Saya rasa sudah waktunya kita sebagai pemain bola tidak pergi ke stadion menggunakan rantis," kata Hanif dalam jumpa pers jelang laga kontra Persebaya di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Selasa (4/4/2023).
Hanif mengatakan ia sudah beberapa kali merasakan menumpang rantis, baik sebagai pemain Persija maupun saaat masih membela Arema Malang.
"Saya berharap ke depannya sepak bola ini sudah tidak perlu lagi ada menggunakan rantis lagi, yang mana kita kan menggunakan itu karena terancam bahaya di luar lapangan," tegas Hanif.
Duel Persebaya vs Persija akan digelar Rabu (5/4/2023) besok. Biasanya demi keamanan pemain tamu, polisi akan menggunakan rantis sebagai alat transportasi tim menuju dan keluar dari stadion.
Hanif mengatakan saat ini para pemain di Liga 1 sudah saling kenal dan rivalitas hanya berlangsung di lapangan. Di luar lapangan para pemain saling kenal dan bersahabat. Ini yang diharapkannya juga dipahami oleh suporter.
"Persebaya juga banyak pemain yang saya kenal di sana, bahkan Coach Aji Santoso juga pelatih saya awal ke Liga 1. Jadi saya berharap ke depannya kita sebagai pemain pun merasa terlindungi di mana pun kita berada," ucap pemain 25 tahun itu.
Sebelumnya dalam sebuah video yang viral, gelandang Persib yang juga pemain Timnas Ricky Kambuaya terlihat adu mulut dengan polisi karena tak mau naik rantis usai laga kontra Persija.
Ricky Kambuaya mengatakan tak mampu menahan suhu panas di dalam rantis yang harus menampung banyak orang saat pertandingan usai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI
-
Toko Kenangan yang Tertukar
-
Waspada! Jawa Tengah Status Siaga Hujan Sangat Lebat Hari Ini, Semarang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cicilan KPR Terasa Berat? Saatnya Lakukan Take Over BRI
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya
-
Harga Beda Tipis, Mending Kia Carens atau Honda BR-V untuk Jadi Mobil Keluarga?
-
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran
-
Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Bank Sampah di Tengah Lonjakan Harga Plastik