Ada pandangan misoginis di masyarakat yang membuat banyak orang sangat mudah memusuhi dan melecehkan perempuan.
Beberapa saat lalu, dua perempuan pemandu karaoke kafe di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengalami persekusi.
Sejumlah warga melakukan tindakan di luar kemanusiaan kepada mereka berdua. Mulai menelanjangi, memegang-megang alat vital, sampai menceburkan ke laut. Sebuah tindakan yang jelas tidak senonoh serta termasuk pelanggaran hukum.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang menurunkan tim menyikapi kasus persekusi ini, dan menjadi pendamping korban.
Sementara itu, Polda Sumbar telah mengultimatum para pelaku agar segera menyerahkan diri. Kasus telah diambil alih dari Polsek Lengayang, kini ditangani Polres Pesisir Selatan.
"Kami akan turun untuk mengecek bagaimana kondisi korban dan menggali kronologi kejadian. Dipimpin langsung direktur. Kami akan ketemu korban," jelas Advokat Publik LBH Padang, Dechtree Ranti Putri, Rabu (12/4/2023).
"Ini jelas pelanggaran hukum. Memang sudah ada tindakan polisi melakukan penyelidikan, kami apresiasi itu," tandasnya.
Ia menambahkan bahwa LBH Padang akan memenuhi kebutuhan korban dalam hal persoalan hukum. Pihaknya siap memberikan pendampingan, begitu pula soal pemulihan trauma.
"Apabila korban mengalami trauma, tentunya trauma korban yang perlu dipulihkan. Kemudian apakah korban mendapatkan luka psikis juga akan dipulihkan," lanjut Dechtree Ranti Putri.
Sementara itu, Wakil Ketua Pelita Padang, Silmi Novita Nurman mendesak agar para pelaku persekusi dan kekerasan terhadap dua orang perempuan pengunjung kafe di Pesisir Selatan, Sumatera Barat segera ditangkap.
Pelita menilai perbuatan pelaku adalah tindakan di luar batas kemanusiaan. Terlebih tidak mencerminkan apa yang diajarkan dalam agama.
"Perbuatan para pelaku terhadap korban adalah di luar batas kemanusiaan. Sama sekali tidak memanusiakan manusia. Apalagi jika sampai mengatasnamakan agama sebagai pembenaran untuk melakukan kekerasan terhadap perempuan. Ini adalah perilaku yang sangat tidak bisa dibenarkan," demikian Silmi Novita Nurman mengecam, Sabtu (15/4/2023).
Menurutnya, seharusnya bulan suci Ramadan bisa dimanfaatkan dengan memperbanyak amal baik dengan semangat memanusiakan manusia.
Baca Juga: CEK FAKTA: Raffi Ahmad Membuat Pengakuan Kasus Money Laundry Saat Dihipnotis Uya Kuya?
Silmi Novita Nurman menilai jika selama ini dalam kasus-kasus serupa, perempuan kerap kali disudutkan menjadi korban. Sementara pihak laki-laki cenderung aman.
Ia mensinyalir adanya kejadian ini dikarenakan pemahaman agama yang sempit dan misoginis. Mengarahnya pandangan misoginis di masyarakat membuat banyak orang sangat mudah memusuhi dan melecehkan perempuan.
"Perempuan sering dipandang sebagai sumber aib, fitnah dan layak direndahkan. Padahal, agama sejatinya tidak mengajarkan pemahaman seperti itu," tuturnya.
Untuk itu, Silmi Novita Nurman mendesak agar aparat kepolisian segera menangkap para pelaku dalam kasus ini. Pihaknya enggan kasus ini hanya selesai dengan ucapan kata maaf.
Silmi Novita Nurman menekankan bahwa tanpa adanya penegakan hukum yang berkeadilan, kejadian-kejadian serupa berpotensi terulang kembali di masa datang.
"Polisi harus menindak tegas para pelaku sesuai peraturan perundang-undangan agar korban mendapatkan keadilan. Jangan hanya berakhir dengan kata maaf lalu kasus selesai. Pemerintah juga mesti memberi jaminan pemulihan korban beserta keluarganya, serta memastikan kejadian ini tidak lagi berulang. Jangan dibiarkan,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus 2 Wanita Pemandu Karaoke Diceburkan ke Laut, Polisi Periksa Periksa 11 Orang dan Segera Tetapkan Tersangka
-
Bantah Pengunjung, Polisi Pastikan 2 Wanita Diceburkan ke Laut Pesisir Selatan Pemandu Karaoke: Mereka LC!
-
Terjadi di Kebon Jeruk Jakbar: Perempuan Lansia Bersimbah Darah, Dua Mobil Mewah Dilarikan dari Rumah
-
Tak Hanya Pelaku, Penyebar Video 2 Wanita Pemandu Karaoke Dicebur ke Laut Pesisir Selatan Juga Diburu Polisi
-
Kronologi 2 Wanita Pemandu Karaoke di Pesisir Selatan Diceburkan ke Laut, Diarak dan Diperlakukan Tak Senonoh
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Skema Penyelundupan Handphone Terbongkar: 337 Unit Iphone dan Samsung Disembunyikan di Dinding Truk
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
Jadwal FYP TikTok 2026 Terbaru: Jam Terbaik Unggah Konten Biar Viral!
-
Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin
-
HP Gaming Murah Anyar, Nubia Neo 5 Pro Andalkan RAM 12 GB dan Layar OLED
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
-
5 HP Xiaomi 5G di Bawah Rp4 Juta April 2026, Performa Kencang Tanpa Lemot
-
5 Mobil Keluarga Bekas Pengganti Avanza, Hemat dan Tangguh Dipakai Harian
-
5 Mobil Keluarga Nyaman Anti Limbung Tak Bikin Mabuk Darat, Mulai 80 Juta dari Honda hingga Hyundai