Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming belakangan tengah menjadi sorotan publik. Namun baru-baru ini beredar kabar bahwa putra sulung Presiden Jokowi itu mengaku sebagai keturunan komunis.
Menurut informasi tersebut, lelaki yang akrab disapa mas wali itu juga mengajak semua kader untuk mendirikan lagi partai baru.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Pojok Politik dengan mengunggah sebuah video berjudul "SEMUA KADER DIAJAK DIRIKAN LAGI PARTAI INI - GIBRAN MENGAKU KETURUNAN KOMUNIS".
Dalam foto thumbnail tampak potret Gibran Rakabuming berdiri memegang bendera dengan lambang komunis, sementara beberapa orang berdiri di belakangnya terlihat mengenakan pakaian serba merah.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 800 penayangan. Namun, benarkah Gibran Rakabuming mengaku sebagai seorang keturunan komunis?
CEK FAKTA:
Informasi yang disajikan dalam video tersebut adalah tidak benar. Setelah menonton video berdurasi 4 menit 18 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan secara resmi yang menyatakan bahwa Gibran Rakabuming merupakan keturunan komunis.
Hingga akhir video, tidak ada penjelasan mengenai klaim tersebut. Alih-alih menyinggung isu komunis, narator dalam video justru membacakan tentang rumor ijazah palsu Presiden Jokowi.
Foto yang digunakan dalam thumbnail pun merupakan hasil foto yang diedit. Pengunggah video sengaja menuliskan keterangan yang dapat menimbulkan asumsi menyesatkan.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Hargai Putusan PTUN Jakarta Terkait Gugatan Mantan Sekda Abdul Hayat Gani
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Gibran Rakabuming yang mengaku sebagai keturunan komunis merupakan berita palsu atau hoaks.
Mengingat isi video dan judul yang tertera tidak selaras, video tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi