Suara.com - Bruno Fernandes membongkar kegelisahannya terkait minimnya raihan trofi yang didapat selama berseragam Manchester United.
Kendati demikian, sang kapten tetap memelihara asa besar untuk merengkuh gelar juara di masa depan.
Pemain Terbaik Liga Inggris musim ini tersebut tercatat baru mengoleksi satu Piala FA dan satu Piala Liga selama merumput di Old Trafford.
"Jelas, saya ingin menang lebih banyak, itu tidak seperti apa yang saya harapkan untuk diri saya sendiri dan klub," ujar Fernandes kepada ESPN.
"Tapi saya melewati masa-masa yang sangat menyenangkan. Kami berhasil mencapai beberapa final, beberapa di antaranya kami menangkan, yang lain tidak."
"Namun target saya selalu memenangkan kompetisi terbesar dan Liga Inggris adalah bagian darinya. Dan saya masih memiliki impian itu dalam diri saya dan saya berharap bisa mencapainya," tambahnya.
Kebangkitan Setan Merah pada paruh kedua musim berhasil membawa mereka finis di peringkat ketiga klasemen.
Hasil impresif ini memastikan tiket kembali ke panggung Liga Champions musim depan setelah sempat absen.
"Tentu saja, berada di Liga Champions, ini adalah kompetisi paling penting, katakanlah, kompetisi di mana Anda bisa bermain melawan tim paling penting di dunia, di Eropa," kata Fernandes.
Baca Juga: Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
"Dan itu adalah sesuatu yang ingin saya lakukan dan saya ingin berada di level itu untuk bermain melawan yang terbaik dan menunjukkan bahwa saya bisa berada di level mereka."
Suntikan Energi Baru dari Michael Carrick
Lompatan performa United tidak lepas dari tangan dingin Michael Carrick yang masuk menggantikan Ruben Amorim sejak Januari.
Mantan gelandang Inggris itu sukses mengemas 12 kemenangan dari 16 laga hingga diangkat sebagai manajer permanen.
"Saya pikir dia membawa energi yang sangat positif ke dalam tim, dia mencoba untuk menjadi sangat positif, karena jelas kami berada dalam momen transisi kepelatihan, yang selalu merupakan waktu yang sulit bagi tim," tutur Fernandes.
"Dia mencoba untuk bersikap positif, jelas dia membawa ide-ide baru dan cara bermain yang berbeda, yang juga penting bagi beberapa pemain untuk menemukan jalan keluar agar menjadi protagonis lagi. Dan itu berdampak baik, jelas, karena hasilnya juga menunjukkan hal itu. Kami berharap kami akan terus melakukannya."
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Oliver Glasner Jadi Kandidat Terkuat Pelatih AC Milan, Matthias Jaissle Terkendala Biaya
-
Penuhil Regulasi UEFA, Como 1907 Bidik Winger Liverpool Federico Chiesa
-
Bintang Juventus Kenan Yildiz Cetak Sejarah, Jadi Pria Pertama yang Tampil di Sampul Vogue Turkiye
-
AS Roma Dapat Saingan Berat dalam Perburuan Mason Greenwood
-
Andres Iniesta Mulai Karier sebagai Pelatih, Tangani Klub Uni Emirat Arab
-
Kabar Duka Eks Rekan Emil Audero dan Kevin Diks Meninggal Dalam Kecelakaan Maut
-
Chelsea Siap Lepas Alejandro Garnacho, Klub-klub Italia Mengintai
-
Mantan Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum Tinggalkan Al-Ettifaq
-
Nasib Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Ditentukan John Herdman
-
Klub Calvin Verdonk Tunjuk Anak Carlo Ancelotti sebagai Pelatih Baru