/
Kamis, 20 April 2023 | 08:37 WIB
Cek fakta Raffi Ahmad seret sahabat Jokowi dalam kasus pencucian uang. ([YouTube/Gosip Artis News])

Nama Raffi Ahmad belakangan ini kerap disebut terlibat dalam kasus pencucian uang Rafael Alun. Baru-baru ini, Sultan Andara itu dikabarkan turut menyeret sahabat Presiden Jokowi karena tak mau dijebloskan ke penjara sendirian.

Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Gosip Artis News yang mengunggah sebuah video berjudul "RAFFI AHMAD MENOLAK DI JEBLOSKAN SENDIRIAN~SERET SAHABAT JKW".

Sementara itu, narasi dalam thumbnail berbunyi, "Jokowi Turun Tangan! Raffi Kebagian Uang Gede Persekongkolan Raffi dan Rafael Alun".

Tampak potret Jokowi, Rafael Alun, dan Raffi Ahmad yang mengenakan baju tahanan dengan latar belakang gedung KPK serta tumpukan uang.

Video itu kini telah ditonton sebanyak lebih dari 1.300 penayangan. Lantas, benarkah Raffi Ahmad terlibat dalam kasus pencucian uang Rafael Alun dan menyeret sahabat Presiden Jokowi?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 8 menit 2 detik tersebut, informasi yang tertulis pada judul adalah salah. Pasalnya, sepanjang video tidak ditemukan bukti valid ataupun pernyataan secara resmi yang menyatakan bahwa Raffi Ahmad menyeret sahabat Jokowi karena tak ingin dijebloskan ke penjara sendirian.

Alih-alih memberikan penjelasan kredibel, narator dalam video itu justru membacakan artikel lain, sehingga antara isi video dengan judul yang tertera tidak relevan.

Di sisi lain, Raffi Ahmad sendiri sebelumnya telah memberikan pernyataan bahwa ia tak mengenal Rafael Alun.

Baca Juga: 5 Tips Terhindar dari Modus Kejahatan saat Pulang Kampung, Amankan Diri dan Barangmu!

Foto yang digunakan dalam thumbnail pun merupakan hasil rekayasa yang dapat menggiring opini menyesatkan. 

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Raffi Ahmad menyeret sahabat Presiden Jokowi lantaran tak ingin dijebloskan ke penjara sendirian merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More