/
Kamis, 20 April 2023 | 10:23 WIB
CEK FAKTA: Raffi Ahmad resmi jadi tersangka? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi menyebutkan bahwa Polisi sudah bergerak ke rumah pasangan artis muda kondang Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Raffi Ahmad masih dibicarakan karena nama depannya berinisial R, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan dugaan atas seorang artis berinisial R ikut serta dalam praktek pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo.

Dikutip dari Turnbackhoax.id, salah satu akun Youtube bernama Daily News mengunggah video berjudul "Detik-Detik Polisi Grebek Rumah Raffi Ahmad Hingga Temukan Aset Dan Bukti Pencucian Uang" pada 12 April 2023. Serta thumbnail "RESMI SIANG INI RAFFI AHMAD  DI JADIKAN TERSANGKA POLISI BERHASIL GREBEK DAN RINGKUS RAFFI AHMAD".

Dalam narasinya, video ini memberikan klaim bahwa polisi telah menggerebek rumah Raffi Ahmad dan temukan bukti pencucian uang.

Raffi Ahmad telah dijadikan tersangka oleh Polisi, dan mereka  telah menemukan aset serta bukti pencucian uang di rumah Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad sendisi menjadi salah satu artis yang ikut dikait-kaitkan dalam kasus pencucian uang sejumlah pejabat. Sebelumnya ada Prilly Latuconsina dan Juragan 99 yang juga ikut dikait-kaitkan dalam kasus serupa.

PENJELASAN

Faktanya, tidak ada bukti valid tentang penggerebekan rumah Raffi Ahmad yang dilakukan oleh aparat berwajib.

Setelah mengetahui berita soal namanya dikaitkan dengan praktek money laundry Farael Alun Trisambodo, Raffi Ahmad melakukan klarifikasi dan menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal Rafael Tri Sambodo, pejabat yang terkena kasus pencucian uang.

Sekaligus memberikan pernyataan dan bisa ditemukan di berbagai media terverifikasi bahwa Raffi Ahmad mengenal menantu dari Rafael yaitu Jeremy Imanuel Santoso. Ia duduk di manajemen RANS PIK Basketball yang didirikan Raffi Ahmad dan Rudy Salim.

KESIMPULAN

Video berisi konten yang dimanipulasi.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More