Suara.com - Beredar kabar bahwa amarah Presiden Joko Widodo telah meledak. Presiden Jokowi disebut marah karena semua anggota PDI Perjuangan (PDIP) terlibat kasus korupsi senilai Rp 349 triliun.
Kabar tersebut dibagikan oleh akun YouTube bernama Kabar News pada Rabu, 12 April 2023. Hingga berita ini dipublikasikan, video seputar Jokowi itu telah disaksikan hingga 7 ribu kali.
Narasi video itu menyebut ada 'breaking news' seputar Presiden Jokowi yang sedang marah besar. Alasannya, Jokowi disebut murka setelah mengetahui seluruh anggota partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu terlibat kasus korupsi ratusan triliun.
Selain itu, gambar dalam sampul video atau thumbnail menunjukkan sejumlah tokoh PDIP. Mulai dari Ketua Umum PDIP Megawati, Ketua DPR Puan Maharani hingga anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan.
Berikut ini narasi yang dibagikan akun Kabar News dalam judul video:
"Gempar Siang Ini. Amarah Jokowi Meledak, Ternyata Semua Anggota PDIP yang Korupsi 349 Triliun."
Sementara itu, narasi dalam thumbnail sebagai berikut:
"Breaking News. Jokowi Marah Besar. Semua Anggota Partai PDIP Terlibat Korupsi 349 Triliun."
Lantas benarkah narasi tersebut?
Baca Juga: CEK FAKTA: Sosok Ini Bongkar, Venna Melinda Cuma Akting!
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, maka narasi seluruh anggota PDIP sekongkol melakukan korupsi Rp 349 triliun, sehingga menyebabkan Presiden Jokowi murka adalah tidak benar.
Faktanya, isi video berdurasi 8 menit 4 detik itu sama sekali tidak sesuai dengan judul. Tidak ada bukti valid maupun sumber kredibel yang mengonfirmasi terkait kabar semua kader PDIP melakukan tindak pidana korupsi dengan nilai fantastis tersebut.
Sebaliknya, video itu justru berisi tentang debat panas Arteria Dahlan dengan Menko Polhukam Mahfud MD. Momen itu terjadi dalam rapat Komisi III DPR beberapa waktu lalu saat membahas dugaan transaksi mencurigakan senilai Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Arteria Dahlah, politisi asal PDIP, bahkan mengancam akan mempidanakan Mahfud MD karena dianggap dokumen rahasia terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Adapun narasi debat panas Arteria dan Mahfud dalam video identik dengan video yang diunggah oleh akun YouTube Kompas.com pada 29 Maret 2023.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi orang nomor satu di Indonesia itu marah besar karena semua kader PDIP terlibat kasus korupsi senilai Rp 349 triliun adalah kabar hoaks.
Narasi seputar amarah Jokowi tersebut masuk ke dalam kategori informasi yang salah.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Sosok Ini Bongkar, Venna Melinda Cuma Akting!
-
CEK FAKTA: Resmi Mualaf, Amanda Manopo Jadi Seorang Muslim demi Arya Saloka, Benarkah?
-
Cek Fakta: Justin Hubner Siap Dinaturalisasi Secara Gratis
-
CEK FAKTA: Pemain Sepak Bola Calon Naturalisasi Justin Hubner Mengubah Keputusan, Sekarang Mau Masuk Timnas Indonesia
-
Ganjar Pranowo 'Aset Berharga' PDIP Menangkan Pilpres 2024
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan