Disebutkan bahwa sang profesor adalah ilmuwan mantan pegawai NASA atau Badan Antariksa Amerika Serikat.
Adanya malam lailatul qadar yang menjadi bagian dari bulan Ramadan dalam ajaran Islam, telah mendorong seseorang berlatar belakang ilmuwan untuk memeluk agama ini.
Dikutip dari SuaraSemarang.id, sebuah video dari akun bernama Pustaka Terakhir baru saja diunggah menyatakan hal ini. Yaitu seorang profesor menjadi mualaf atau masuk Islam karena fenomena malam lailatul qadar.
Narasinya, seorang ilmuwan asal Mesir, Dr Abdul Basit Muhammad menuturkan bahwa ia mendapatkan penjelasan dari Profesor Alfred Korner, seorang profesor mantan Ilmuwan NASA (National Aeronautics and Space Administration atau Badan Aeronautika Nasional Amerika Serikat) tentang penemuan kejadian yang luar biasa pada malam lailatul qadar.
Yaitu, ada satu malam pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan yang menurutnya sangat berbeda dibandingkan malam-malam biasanya. Ia mengatakan malam itu penuh dengan keanehan, di mana 10 ribu bintang dan lebih dari 20 ribu meteor yang biasanya menabrak atmosfer Bumi tiba-tiba berhenti.
Kemudian pada pagi harinya, ia menemukan Matahari bersinar sangat cerah. Anehnya, tidak mengeluarkan radiasi cahaya sedikit pun. Kejadian ini membuatnya terpukau hingga akhirnya ia memutuskan untuk masuk Islam.
PENJELASAN
Fenomena alam atau galaksi seperti disebutkan dalam narasi video belum pernah diterbitkan dalam bentuk jurnal ilmiah oleh NASA sebagai sumber resmi. Juga tidak ada penjelasan dari ilmuwan terkait tentang keputusan pribadinya.
Penelitian yang dilakukan para ilmuwan Amerika Serikat dalam bentuk mandiri, kelompok, maupun kerja sama antara lain bersama European Space Agency (ESA) didokumentasikan dan diberitakan kepada umum secara global melalui situs resmi. Demikian pula karya dan kegiatan para ilmuwan atau peneliti, antara lain yang berlangsung di Stasiun Angkasa Luar atau International Space Station (ISS).
Tentang Matahari tanpa radiasi, situs NASA menyatakan, "Sekitar 40 persen radiasi matahari yang diterima di permukaan bumi pada hari cerah merupakan radiasi tampak dalam rentang spektral 0,4 hingga 0,7 μm, sedangkan 51 persen merupakan radiasi infra merah di wilayah spektral 0,7 hingga 4 μm. Total radiasi yang dipancarkan matahari dalam satuan waktu praktis tetap konstan."
KESIMPULAN
Video tidak menyampaikan data dari sumber terverifikasi, sehingga masuk dalam kategori hoax.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Arteria Dahlan Mengancam Bunuh Mahfud MD, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Jokowi Marah Besar, Semua Anggota PDIP Terlibat Korupsi Rp 349 Triliun, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Sosok Ini Bongkar, Venna Melinda Cuma Akting!
-
CEK FAKTA: Pemain Sepak Bola Calon Naturalisasi Justin Hubner Mengubah Keputusan, Sekarang Mau Masuk Timnas Indonesia
-
CEK FAKTA: Geger Mario Dandy Divonis Mati atas Kasus Pembunuhan Berencana, Benarkah?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Adu Banteng di Jalur Sukabumi-Bogor: Colt Mini L300 Hantam Pajero, Bagaimana Nasib 8 Penumpang?
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Polres Agam Siapkan 7 Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2026, Antisipasi Kemacetan Jalan Rusak
-
Kangen Teman Lama? Ini 5 Tempat Bukber 'Paling Asyik' di Lebak untuk Reuni Alumni
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi