Rizieq Shihab, eks pemimpin organisasi Front Pembela Islam atau FPI, rupanya punya solusi bijak untuk menyikapi perbedaan penetapan hari Idul Fitri di Indonesia pada 2023 ini.
Seperti diwartakan sebelumnya Kementerian Agama pada Kamis (20/4/2023) telah mengumumkan bahwa Idul Fitri 2023 atau 1 Syawal 1444 Hijriah akan jatuh pada Sabtu 22 April.
Sementara Muhammadiyah sudah dari jauh hari menetapkan bahwa Idul Fitri tahun ini akan jatuh pada Jumat 21 April hari ini.
Dalam ceramahnya yang diunggah ke kanal Youtube Islamic Brotherhood Television (IBTV) dan tayang perdana Rabu (19/4/2023), Habib Rizieq menawarkan solusi untuk masalah perbedaan penetapan Idul Fitri.
"Untuk jamaah, pengurus anggota maupun dan simpatisan Front Persaudaraan Islam, saya sarankan. Kalau besok malam kita melihat bulan - kita lihat bulan, ada saksi, ada bulan kelihatan - silahkan kita itu tak berpuasa di hari Jumat," jelas Rizieq Shihab.
"Tapi kalau pemerintah mengumumkannya Sabtu (Idul Fitri), kita buka puasanya Jumat, Lebarannya tetap Sabtu. Takbirannya ikut malam Sabtu, Shalat Id ikut hari Sabtu, Lebarannya ramai-ramai hari Sabtu. Jadi masyarakat enggak bingung," lanjut dia.
Ia lalu memberi contoh untuk mencegah kesalahpahaman.
"Umpamanya besok saya lihat bulan, berarti Jumat Lebaran. Maka Jumat saya enggak puasa. Karena kalau saya yakin lihat bulan, saya haram untuk puasa, saudara," jelas dia.
"Tetapi saya enggak takbiran malam Jumat. Jumat saya enggak gelar Shalat Id. Hari Jumat saya enggak bertamu ke mana-mana," ia meneruskan.
"Malam takbiran kita bareng sama yang lain. Shalat Id bareng, Lebaran bareng. Aman enggak? Tenang enggak? Enggak usah ribut-ribut," lanjut dia.
Meski demikian Habib Rizieq menekankan dirinya sendiri masih menunggu ketetapan dari pemerintah soal hari Idul Fitri.
"Putusan tergantung rukyat besok," tegas Rizieq.
Sebelumnya dalam ceramah yang sama Habib Rizieq Shihab mengatakan bahwa umat Islam sebaiknya mengikuti penetapan dari pemerintah terkait hari Lebaran agar tidak bingung.
Meski demikian ia juga meminta umat Islam dan pemerintah untuk menghargai perbedaan dalam menetapkan Idul Fitri atau 1 Syawal di antara umat Muslim di Indonesia.
Pada Kamis (20/4/2023), pengacara Habib Rizieq kepada Suara.com membenarkan jika sang ulama akan mengikuti pemerintah dalam penetapan Idul Fitri.
“Beliau salat id ikut pengumuman pemerintah,” kata Aziz Yanuar melalui pesan WhatsApp kepada Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
Terkini
-
Mobil Mati Mendadak di Tengah Jalan? Jangan Panik, Ini 5 Penyebab Utama dan Solusinya
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
-
Diwarnai Drama Pemecatan, Game Subnautica 2 Siap Rilis Bulan Ini
-
Wild Eyes Diadaptasi Jadi Drama Pendek, Angkat Romansa dan Konflik Istana
-
Duh! Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Kiai di Pati, Korban Capai 50 Orang
-
Review Film Salmokji: Whispering Water, Ketika Air Menjadi Pintu Kematian!
-
Geger Unggahan Video Amien Rais, Komdigi dan Bakom RI Beri Pernyataan!
-
Jessica Iskandar Diteror Santet, Sang Asisten Malah Jadi Korban Salah Sasaran
-
Sinopsis Born with Luck, Drama Kriminal Terbaru Lawrence Wang di iQIYI
-
Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!