PDI Perjuangan menetapkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024—2029 pada Jumat (21/4/2023) di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, saat elektabilitas Gubernur Jawa Tengah itu sedang melorot tajam.
"Mengucapkan menetapkan saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," kata Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Pengumuman Megawati itu digelar hanya berselang dua hari setelah Indikator Politik menunjukkan elektabilitas Ganjar melorot nyaris 8 persen dalam survei terbarunya.
Indikator Politik, dalam siaran pers Rabu (19/4/2023), mengatakan bahwa elektabilitas Ganjar kini 19,8 persen, turun dari 27,7 persen pada Maret lalu.
Turunnya tingkat keterpilihan Ganjar itu, demikian dijelaskan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, adalah efek
batalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Ini terlihat dalam survei, yang mana elektabilitas Ganjar lebih tinggi di kelompok responden yang tak tahu tentang pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia. Sebaliknya di kelompok yang tahu akan isu itu, elektabilitas Ganjar lebih rendah.
"Artinya, ada efeknya buat Ganjar," tegas Burhanuddin.
Dalam survei yang sama Indikator Politik menemukan bahwa elektabilitas paling tinggi dipegang oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dengan 22,2 persen. Angka ini naik dari survei pada Maret yang sebesar 21,9 persen.
Di urutan ketiga ada nama mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan dengan tingkat keterpilihan 15,9 persen, nyaris tak berubah dari survei pada Maret.
Survei Indikator Politik itu melibatkan 1.212 responden dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo