Narasi ini menyebutkan bahwa pemain sepak bola asal Jepang, Taisei Marukawa bisa dinaturalisasi tanpa garis keturunan.
Untuk memperkuat Tim Nasional atau timnas dengan dukungan penuh dan memaksimalkan bakat para pemain, terkadang dilakukan proses naturalisasi. Yaitu memanggil pemain berbakat, dalam kriteria usia tertentu, memiliki galur keluarga atau pertalian darah, contohnya Indonesia, dan tentunya terjalin kesepakatan antara kedua belah pihak, yaitu si pemain dan negara yang akan dibelanya dalam kerja sama mutual atau kesetaraan.
Disimak Metro Suara.com dari kanal YouTube, akun bernama BERITA TIMNAS telah mengunggah video pada Kamis (37/4/2023) berjudul, "KABAR BAIK !! TAISE MARUKAWA DINATURALISASI PSSI UNTUK PERKUAT TIMNAS INDONESIA SENIOR, SETUJU ?". Dalam thumbnail disertakan tulisan, "PROYEK GILA SHIN TAE-YONG, SAYA MEMANGGIL KARNA DIA MEMANG PEMAIN YANG SANGAT BERKORBAN UNTUK DIRINYA DAN TIEM SAYA MAU DIA HADIR".
Narator membacakan video, dibuka dengan kalimat, "Kabar baik, Taisei Marukawa dinaturalisasi PSSI untuk perkuat Timnas Indonesa (bukan Indonesia seperti dilafalkan seharusnya, dan terus berlangsung sampai akhir tayangan) senior."
Proyek heboh Sin Tae-Yong untuk Timnas Indonesia senior demi meraih gelar Piala Asia 2023, mengajukan dua nama pemain untuk dinaturalisasi demi target tampil di kejuaraan ini.
Sebelumnya, disebutkan narator nama empat pemain sudah dinaturalisasi PSSI untuk menjadi warga negara Indonesia. Yaitu Jordi Amat, Sandy Walsh, Elkan Baggott, dan Shayne Pattinama. Dari keempatnya hanya Sandy Walsh dan Shayne Pattinama yang belum melakukan debut.
Dinarasikan berikutnya, PSSI akan menghubungi pemain bersangkutan agar bisa masuk program naturalisasi. Disebutkan PSSI mengantongi dua nama yang sudah lama bermain di Liga I sehingga bisa diproses naturalisasi. Yaitu Wiljan Pluim dan Taisei Marukawa.
PENJELASAN
Dari penelusuran Metro Suara.com, terdapat video pidato Erick Thohir tanpa suara melainkan diisi voice over narator yang menyebutkan seputar naturalisasi, dengan mengantongi dua nama: Wiljan Pluim dan Taisei Marukawa.
Video tidak memperlihatkan adanya wawancara berisikan pandangan maupun pernyataan langsung coach Shin Tae-Yong akan kebutuhan pemain naturalisasi untuk Timnas Indonesia senior.
Disebutkan Elkan Baggott adalah pemain naturalisasi, faktanya salah. Ia memilih menjadi Warga Negara Indonesia atau WNI di bawah usia 20 tahun sehingga masuk kriteria pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia tanpa proses naturalisasi.
Soal pemain bola naturalisasi, Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA memiliki peraturan detail, termasuk salah satunya, dalam bahasa sederhana disebut granny rule atau granparents rule. Yaitu memiliki galur keluarga dari negara terkait untuk bisa melakukan naturalisasi.
Demikian pula bila menilik usia, Taisei Marukawa telah berusia 26 tahun, sedangkan Wiljan Pluim bahkan tembus 30 tahun. Salah satu kriteria pemain naturalisasi tentunya muda usia sehingga lebih lama memperkuat Tim Nasional atau timnas negara yang dibelanya, serta tidak bermain di negara asal atau terdahulu dalam rangka membela timnas.
Sampai saat ini belum ada sumber resmi terverifikasi yang memberikan pernyataan seputar naturalisasi Taisei Marukawa.
Dalam penulisan judul saja pengunggah salah menuliskan nama Taisei Marukawa, sehingga keabsahan berita bisa langsung dipertanyakan sebelum menonton videonya.
KESIMPULAN
Video memiliki konten yang menyesatkan alias misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Erick Thohir "Bersih-bersih PSSI", Dukungan Mengalir
-
Rincian Utang PSSI ke Elite Pro Academy, Total Rp2,15 miliar!
-
Alfeandra Dewangga: Timnas Indonesia Siap Kerja Keras di SEA Games 2023
-
Timnas Indonesia Langsung "Gass" Sampai Kamboja, Latihan 2 Kali Hari Ini
-
Erick Thohir ke Timnas Indonesia: Kalian Berani Bertemu Thailand dan Vietnam?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu