/
Sabtu, 29 April 2023 | 08:57 WIB
Cek fakta eksekusi mati Ferdy Sambo dipercepat. ([YouTube/Radar Gosib])

Ferdy Sambo divonis hukuman mati dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J

Namun belakangan, beredar kabar yang menarasikan bahwa eksekusi mati Ferdy Sambo dipercepat karena tim khusus akhir menemukan barang bukti berupa rekaman CCTV pembunuhan Bihadir J.

Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Radar Gosib yang mengunggah sebuah vide berjudul "Ferdy Sambo dan Ibu PC Tak Berkutik!! Timsus Akhirnya Temukan Bukti Penting Ini".

Pada thumbnail terdapat narasi yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo dan sang istri gemetar ketakutan karena penemuan CCTV tersebut.

Tampak potret Ferdy Sambo mengenakan baju tahanan berwarna oranye dengan Putri Candrawathi berdiri di sampingnya. Kolase foto pada thumbnail memperlihatkan sebuah rekaman CCTV yang dilingkari berwarna merah.

Video tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 1.700 penayangan. Namun, benarkah tim khusus menemukan CCTV pembunuhan Brigadir J?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 3 menit 13 detik tersebut, tidak ada bukti valid atau pernyataan secara resmi yang menyatakan bahwa rekaman CCTV pembunuhan Brigadir J ditemukan.

Selain itu, keterangan bahwa eksekusi mati Ferdy Sambo dipercepat merupakan informasi palsu. Faktanya, saat ini Ferdy Sambo masih mendekam di Mako Brimob.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Drakor Bertema Detektif yang Underrated, Kisahnya Seru!

Pengunggah akun hanya menampilkan foto-foto terkait reka ulang adegan pembunuhan hingga proses persidangan kasus kematian yang melibatkan Ferdy Sambo cs.

Hingga akhir video, tidak ada bukti rekaman CCTV sebagaimana yang diklaim dalam keterangan judul.

Foto yang digunakan pada thumbnail pun merupakan foto yang tidak ada kaitannya dengan kasus Ferdy Sambo.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar eksekusi mati Ferdy Sambo dipercepat dan tim khusus menemukan bukti rekaman CCTV pembunuhan merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More