Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Joko Widodo, kembali menjadi sorotan di Twitter setelah ia menasehati pengelola akun yang mengolok-oloknya sebagai keturunan PKI.
Nasehat Gibran itu diberikan kepada pemilik akun Twitter @BudiSan42575424, yang mengolok-olok Wali Kota Surakarta itu sebagau turunan PKI, Senin (1/5/2024).
"Bilang ke korlap lu. Serangan-serangan seperti ini udah kalian lakukan di 2014 dan 2019. Sudah terbukti dua kali kalah dan masyarakat tidak simpatik. Masa mau lu ulangin lagi pola seperti ini di 2024?" nasehat Gibran yang kini viral.
Cuitan Gibran itu sudah disukai hampir 6000 kali, di-retweet 1.112 kali dan disaksikan lebih dari setengah juta kali.
Komentar atas cuitan itu mencapai hampir 200 buah.
Rata-rata komentar di bawah cuitan Gibran itu meminta agar pemilik akun tersebut dicari dan ditangkap. Tetapi tweet yang menyinggung akun-akun resmi milik kepolisian, hingga saat ini belum berbalas.
Adapula komentar yang mengecam akun yang kerap menggunakan serangan hoaks dan fitnah terhadap keluarga Presiden Jokowi.
Tetapi ada juga komentar yang curiga, bahwa akun-akun tersebut sebenarnya dioperasikan oleh para buzzer yang bertujuan untuk memantik simpati terhadap Gibran.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui siapa pemilik akun tersebut. Cuitan yang mengolok-olok Gibran sebagai turunan PKI itu sendiri masih ada setelah dicuit pada Senin pagi.
Akun milik @BudiSan42575424 juga masih ada di Twitter, meski sejumlah orang mengajak publik untuk melaporkannya agar dinonaktifkan oleh pihak Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku