/
Minggu, 07 Mei 2023 | 16:15 WIB
Kecelakaan bus pariwisata yang masuk ke sungai di tempat wisata Guci, Tegal. (tangkapan layar/ist)

Polisi sudah mengamankan sopir dan kernet bus terkait kecelakaan di kawasan wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah.

Kapolres Tegal AKBP Muhammad Sajarod mengungkapkan kalau sopir dan kernet tidak ada di dalam bus saat kecelakaan terjadi. Mereka justru ada di sekitar parkiran dan meninggalkan bus dalam kondisi menyala.

"Saat itu sopir di luar posisinya, di tempat parkiran yang manasin adalah kernetnya. Dia (kernet) juga di luar setelah itu," kata Sajarod kepada wartawan, dikutip dari Suara.com, Minggu (7/5/2023).

Pihak kepolisian pun sudah mengamankan supir dan kernet di kasus bus kecelakaan. Mereka akan melakukan pemeriksaan intensif demi mendalami penyebab hal tersebut.

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan kalau kasus bus terjun ke jurang di Guci ini berisi 37 penumpang, yang mana kendaraan sedang dipanaskan dalam kondisi ban diganjal dan direm tangan.

"Kami sedang dalami (penyebabnya), karena bus sedang dipanasi dan sudah diganjal dan juga pake hand rem. Posisi tempat parkir agak menurun. Ini masih diselidiki kenapa bus bisa jalan," kata dia.

Akibat itu satu penumpang dinyatakan meninggal dunia, satu luka berat, dan 35 lainnya luka ringan.

"Dari manifest 50 orang tapi di dalam bus saat kejadian ada 37, sisanya 13 belum naik. Kemudian dari 37 itu satu meninggal dunia dalam perawatan, sempat dibawa ke rumah sakit. Sedangkan korban luka berat berjumlah satu dan luka ringan 35," jelasnya.



Load More