Tiktoker Bima Yudho atau Awbimax akhirnya memberikan klarifikasi usai videonya yang mengkritik Presiden Joko Widodo dikecam.
Pemuda yang mulanya menarik simpati usai mengkritik jalanan Lampung itu kini malah banjir kritik publik.
Pasalnya Bima dianggap tak punya sopan satun saat memberikan kritik pada Presiden Joko Widodo yang baru saja berkunjung ke daerahnya tersebut. Bima bahkan sampai meminta presiden untuk ngampas jagung saja di akhir masa jabatan.
Menanggapi banyak kritik padanya Bima akhirnya klarifikasi melalui Tiktok. Video klarifikanya kemudian diunggah kembali oleh akun Instagram @mintul_gemintul.
"Banyak orang yang heboh, bilang lu jangan mengkritik Pak Jokowi kayak gitu, ngritik apa? Gue bilang kalau ke Lampung cocoknya emang naik Fortuner, L 300, karena mobil tinggi biar enggak nyangkut," ujar Bima.
"Dibilang lu enggak tahu protokol bla-bla bla bisa dipolisikan," imbuhnya.
Terkait perkataannya yang menyarankan Jokowi ngampas jagung, Bima menyebut memang tidak ada salahnya berprofesi ngampas jagung.
"Nyuruh Jokowi ngamapas jagung, nyokap gue bakul jagung, gue saran ngampas karena kalau orang biasa sibuk tuanya kalau enggak ngapa-ngapain mereka gabut," kata Bima.
"Makanya kerja ngampas jagung kan ketemu orang banyak, kan bersoalialisasi, jadi gitu kok malah pada tersindir" tambahnya.
Baca Juga: Lowongan Kerja Susi Air Terbaru untuk Fresh Graduate, Deadline 14 Mei 2023
Video Bima sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Mulai panik ya Bim?" komentar warganet.
"Udah mas bBim cukup 1 video aja yang viral, enggak usah ngomong macam-macam, fokus aja kuliah," imbuh warganet lain.
"Ya kalau sudah ditanggapi sama presiden ya minta tolong sopan lah hargai beliau sebagai orang tua, toh ya beliau kesana emang tujuanya buat benerin jalan karena bawahanya enggak bisa kerja," tambah lainnya.
"Awalnya respect padahal," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Sahur Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhirnya Menurut Ulama
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti