Beredar di media sosial kisah seorang pria yang harus mengangkat-junjung sepeda motornya ketika melewati jalan menuju rumahnya yang tertutup bahan bangunan berupa lempengan beton.
Usut punya usut, bahan bangunan itu memang sengaja diletakkan di tengah jalan untuk menghalangi akses satu keluarga dari pria tersebut ke rumah. Pelaku yang meletakkan material bangunan tersebut adalah tetangganya.
Dilihat melalui unggahan akun Instagram @undercover.id, dapat ditengok momen ketika seorang pria sedang bersusah payah mengangkat sepeda motornya melewati material bangunan yang ditumpuk-tumpuk cukup tinggi. Rumah pria itu diketahui berada di belakang rumah milik tetangganya yang menaruh bahan bangunan di tengah jalan.
"Harus sabar tiap hari gini," keterangan yang ada dalam video seperti dikutip pada Minggu (14/5/2023).
Dalam tayangan ini juga dijelaskan jika pria yang sedang mengangkat sepeda motor adalah adik dari si perekam video. Menurut penjelasan si perekam video, para tetangganya memang sering kali berbuat resek dengan keluarganya.
"Opung (nenek) kami dia selalu sabar menghadapi tetangga yang luar biasa cari masalah, yang angkat motor itu adik saya," keterangan si perekam video.
Unggahan ini pun sontak saja menjadi perhatian warganet. Beragam komentar pro dan kontra dilontarkan warganet dalam insiden ini. Ada yang menyebut jika pemilik tanah tersebut begitu pelit. Namun, ada juga yang membela pemilik tanah dan pelaku yang menaruh bahan bangunan di tengah jalan.
"Ngasih jalan juga sedekah. Semakin kita memudahkan urusan orang lain, Tuhan juga akan selalu memudahkan urusan kita. Kita kalau mati juga masih butuh diurus orang lain. Maka dari itu berbaik-baiklah dengan orang lain terutama tetangga yang dekat sama kita," komentar warganet.
"Bakalan ada azab orang yang kikir dan pelit liang kuburnya terisi balok beton, belum tau azab itu nyata kali," timpal warganet lain.
Baca Juga: BCA Mobile Kembali Normal Pasca Gangguan Sejak Minggu Pagi
"Orang pelit, kuburannya sempit," imbuh warganet lain.
"Dalam video ini seolah-olah yang punya tanah salah dan kejam. Hati-hati melihat kondisi. Yang punya tanah punya hak penuh atas tanah tersebut," tulis warganet lain.
"Gue tim yang punya tanah sih. Soalnya dia yang punya hak. Nyari uang juga nggak gampang buat beli tanah. Kita yang kerja keras cari uang, orang lain yang pakai secara cuma-cuma," tambah warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Klub dengan Semboyan Allah-Al-Watan Ini Bidik Juara Liga di 3 Negara Berbeda, Kok Bisa?
-
Pilar Jerman U-17 Ini Ternyata Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi
-
4 Film Thriller Kim Hye Yoon Wajib Masuk Watchlist, Ada Whispering Water
-
Waspada Penipuan, Identitas Melanie Subono Dicatut di WhatsApp
-
25 Lagu yang Cocok untuk Posting Bukber di Medsos, Vibes Ramadannya Kerasa Banget
-
Sahur Jakarta Jam Berapa? Ini Panduan Lengkap Selama Ramadan 2026
-
Sinopsis Blood & Sweat, Drama Kriminal yang Dibintangi Anne Watanabe
-
Pemprov Sumut Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Mudik Gratis 2026, Pendaftaran Segera Dibuka!
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
Ini Bukan tentang Sandal