Bakal calon presiden (Capres) Anies Baswedan akhirnya menanggapi soal usulan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok untuk jadi calon wakil presiden (Cawapres) yang mendampinginya di Pemilu 2024 mendatang.
Dalam video YouTube Liputan6, awalnya Anies ditanya soal beberapa nama cawapres pendamping seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Khofifah Indar Parawansa, Ahmad Heryawan (Aher), Mahfud MD, hingga Sandiaga Uno.
Lalu muncul nama terakhir yakni Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama. Anies pun menjawab kalau lawan politiknya saat Pilgub DKI Jakarta tahun 2017 itu juga baik seperti nama lainnya.
"Baik juga," jawab Anies, dikutip Senin (15/5/2023).
Kendati demikian dia mengaku kalau usulan Ahok jadi cawapres Anies bukanlah hal yang dipandang sebagai urusan bercanda.
Sebab memilih cawapres juga menentukan masa depan Indonesia, yang berarti itu bukan hal remeh.
"Saya itu melihat hal seperti ini bukan seru-seruan, ini bukan lucu-lucuan, ini ngurus republik, dan ada hal-hal yang memang bisa untuk lelucon. Saya melihat ketika sampai pada urusan masa depan perjalanan bangsa, ini bukan lelucon," papar dia.
"Jangan kemudian menimbulkan suasana di masyarakat, seakan-akan urusan besar itu dianggap ringan dianggap enteng bisa lebih hati-hati sekali," sambung Anies.
Maka dari itu Anies tak lagi mau membahas soal kandidat cawapres yang akan jadi pendampingnya.
Alasannya pemilihan sosok cawapres ini bakal diumumkan apabila proses sudah berjalan matang di kemudian hari.
"Sebenarnya semua urusan. Tapi Khusus menyangkut soal ini lebih baik ketika proses berjalan sudah matang, sudah berjalan baik baru kita show up," tandasnya.
Usulan Ahok jadi cawapres Anies bermula dari kelakar Luhut Binsar Pandjaitan. Ia menawarkan nama tersebut kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat agenda makan siang di Wisma Nusantara beberapa waktu lalu.
Tetapi Paloh meluruskan bahwa sodoran nama itu sekadar kelakar dari Luhut. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi itu, dikatakan Paloh, hanya bercanda.
"Kalau mau jujur gak ada. Bukan Pak Luhut bercanda, kawan-kawan wartawan terlalu serius menanggapinya. Kena candaan pak Luhut. Pak Luhut bercanda kalian tanggapi serius," kata Paloh di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (11/5/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Langkah Prabowo di Board of Peace Dinilai Realisme Politik untuk Bela Palestina
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Rendang Pahit di Ulang Tahun Pernikahan ke-7
-
ATEEZ Bakar 'Adrenaline' Lewat Penampilan Penuh Energi di Lagu Terbaru
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Tekiro Bawa Peralatan Otomotif Terbaru ke IIMS 2026, Ngebengkel di Rumah Jadi Lebih Mudah
-
Oppo Find X9s Usung Chipset Dimensity 9500s dan Kamera 200 MP, Segera Rilis dalam Waktu Dekat
-
Daftar 6 Proyek Hilirisasi yang Digarap Danantara Mulai Hari Ini