Arya Saloka kerap dijodoh-jodohkan dengan Amanda Manopo setelah ia beradu akting dengan pemeran Andin tersebut di sinetron Ikatan Cinta, meskipun Arya Saloka merupakan suami sah Putri Anne.
Namun, banyak orang menduga jika Arya Saloka memiliki hubungan spesial dengan Amanda Manopo. Bahkan beredar kabar jika Putri Anne menggerebek sang suami bersama Amanda Manopo di apartemen Jakarta.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Ajudan Amanda Manopo yang mengunggah video berjudul "Amanda Manopo dan Arya Saloka Di Grebeg Di Salah Satu Hotel Oleh Putri Anne!!"
Pada thumbnail unggahan tersebut terdapat keterangan yang berbunyi, "Tonton Sebelum Dihapus Vidio Mesum Arya dan Amanda di Apartemen Jakarta" lengkap dengan potret Andin dan Arya Saloka.
Hingga kini, video itu telah disaksikan sebanyak lebih dari 2.000 penayangan. Namun, apakah benar Amanda Manopo dan Arya Saloka digerebek di salah satu hotel oleh Putri Anne?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 13 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Putri Anne menggerebek Amanda Manopo berduaan dengan Arya Saloka.
Narator dalam video hanya memberikan informasi terkait isu kedekatan Arya Saloka dengan Amanda Manopo.
Namun, hingga akhir video tidak ada penjelasan kredibel yang menyebut Amanda Manopo dan Arya Saloka digerebek oleh Putri Anne di sebuah hotel atau apartemen.
Baca Juga: Jurgen Klopp Dihukum Dua Pertandingan dan Denda Rp1,2 Miliar, Ini Penyebabnya
Selain itu, foto yang ditampilkan pada thumbnail merupakan cuplikan dari sinetron Ikatan Cinta.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Amanda Manopo dan Arya Saloka digerebek oleh Putri Anne merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut tidak memiliki keterkaitan antara isi video dengan judul yang tertera, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi