Band kenamaan asal Britania Raya, Coldplay siap manggung di Tanah Air. Salah satu buktinya bisa disimak dari wawancara Najwa Shihab dengan frontman Coldplay, Chris Martin di acara Mata Najwa.
Dikutip dari kanal News Suara.com, ada 14 korban jastip atau jasa titip tiket Coldplay yang melapor kepada Bareskrim Polri.
Kuasa hukum korban, Zainul Arifin menyebut laporannya telah diterima dan diregistrasi dengan Nomor: LP/B/106/V/2023/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 19 Mei 2023. Dalam laporannya ia mempersangkakan terduga pelaku dengan Pasal 45A Juncto Pasal 28 Ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 378 KUHP dan Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Dari 14 orang korban dengan kerugian hampir Rp 30 juta," jelas Zainul Arifin di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2023).
Ia menyatakan korban berasal dari berbagai daerah di luar Jabodetabek. Mereka tertipu penawaran jastip tiket konser Coldplay di media sosial.
"Ada salah satu korban, ia melalui medsos Twitter, transfer (ke terduga pelaku) Rp 9 juta, tidak tahunya tiket tidak didapatkan. Ia hubungi ternyata sudah diblok," kata Zainul Arifin memberikan keterangan.
Yang lebih bikin miris, para korban bukan menggunakan jastip tiket konser ini karena ingin harga murah. Mereka justru berani membeli dengan harga mahal.
"Tidak (tergiur harga murah), malah lebih mahal, ada satu korban kerugiannya mencapai Rp 18.500.000 untuk tiga tiket, tinggal dibagi tiga itu kerugiannya berapa. Jadi memang tiket yang harga Rp 800.000 bisa melonjak hingga Rp 2,5 juta," tukasnya.
"Jadi itu bukan pilihan harga murah atau rendah, tapi memang keinginan masyarakat yang ingin menonton tetapi dimanfaatkan oleh oknum-onum itu sehingga mereka tertipu," lanjut Zainul Arifin.
Ia berharap Bareskrim Polri bisa mengusut tuntas kasus ini. Sekaligus menindak tegas jika memang terbukti melibatkan oknum promotor.
"Kami juga menduga ya, mencurigai ini ada oknum yang bermain juga di beberapa promotor tiket. Karena kenapa? Tidak berselang beberapa detik, war itu dibuka itu langsung close. Maka, dari itu kami mencurigai barangkali ada oknum yang didalam itu bermain," tutup Zainul Arifin.
Berita Terkait
-
Usai PA 212, Giliran MUI Ikut Tolak Konser Coldplay di Indonesia: Langgar Pancasila dan UUD 1945
-
Jadwal Resmi Konser Coldplay Setelah Indonesia, Ada Malaysia dan Australia
-
Profil Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI yang Ngotot Konser Coldplay Dibatalkan
-
Netizen Salah Antre Tiket ke Konser D'Masiv Padahal Mau Nonton Coldplay, Rian Ekky Tertawa Ngakak
-
Nasib Oh Nasib, Fans Senang Antre Tiket Coldplay Cepat, Eh Ternyata Itu Link d'Masiv
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring