Narasi ingin penonton melihat kejadian bukan berdasar sportivitas, namun semangat menghakimi. Padahal yang dilakukan FAT adalah?
Tim Nasional atau Timnas Indonesia berhasil meraih medali emas dari final sepak bola putra SEA Games 2023 di Kamboja (16/5/2023). Cara memperolehnya jauh dari kata sederhana. Selain pertarungan di lapangan yang berlanjut dengan ganjaran tiga kartu merah dikeluarkan wasit pertandingan, ada hal tidak kalah seram. Yaitu aksi pemukulan terhadap official Indonesia, serta baku hantam antarpemain.
Dari kanal YouTube, Metro Suara.com menemukan akun bernama JAGAT.ID yang mengunggah artikel berjudul "AKSI PEMUKULAN TERNYATA SUDAH DIRENCANAKAN SEBELUM BERTANDING || SEA GAMES 2023" dalam berdurasi 8 menit 5 detik.
Sebagai thumbnail ada foto coach Timnas Thailand Issara Sritaro tengah menundukkan kepala dan kedua tangan menunjukkan gesture namaste, ada potret Ketua Umum PSSI Erick Thohir tengah menunjuk, serta Presiden Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA, Gianni Infantino. Tulisan penyertanya, "SUDAH DIRENCANAKAN PENGAKUAN PELATIH THAILAND BIKIN GERAM".
Narasi dibuka dengan menunjukkan artikel dari media terakreditasi tentang pengakuan pelatih atau coach Thailand. Kemudian dari pihak Indonesia berupa potongan wawancara yang menyatakan tensi Timnas kita juga tinggi sekali.
"Apalagi saat menyamakan kedudukan official dan pemain Timnas Thailand mengadakan selebrasi di depan bench kita, di mana sebenarnya tidak boleh," demikian bunyi potongan video.
Berlanjut penjelasan bahwa pihak Thailand melakukan pemukulan terhadap manajer Timnas Indonesia, Sumardji.
Potongan video selanjutnya Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan yang dilakukan pihak Thailand adalah provokasi. Kita mesti menunjukkan prestasi.
Mulai menit 2:02 kembali ditayangkan pengulangan atau terjadinya repetisi tentang kejadian ricuh di lapangan dalam final sepak bola SEA Games 2023.
Mulai menit 2:10 narator menyebutkan bahwa pelatih Thailand, Issara Sritaro memberikan pernyataan mengejutkan. Yaitu pemain Indonesia melakukan selebrasi terlebih dahulu ke bench mereka.
Menit ke 4:50 narator bersuara perempuan membacakan skrip bahwa coach Thailand mengutarakan permintaan maafnya.
"Ditujukan kepada supporter Timnas Thailand U-22. Lebih lanjut Issara Sritaro meminta anak asuhnya mengambil pelajaran dari kejadian ini. Namun yang menjadi perhatian Issara Sritaro adalah tim Indonesia yang bermain kurang sportif," dan seterusnya seperti dibacakan dari artikel media online.
Disebutkan pula ada kutipan dari cuitan media sosial yang menyebutkan kepala dari kerajaan itu marah dan menjadi viral menurut skrip yang dibacakan narator.
"Menurutnya, kekalahan 5-2 dari Indonesia adalah kekalahan yang sangat memalukan bagi Timnas Thailand. Apalagi dua edisi SEA Games Thailand selalu gagal, justru sekarang dengan tim yang sering dikalahkan," lanjutnya.
Selanjutnya di menit ke 7:08 narator mengungkapkan soal kejanggalan wasit, yang lebih tegas kepada Indonesia.
PENJELASAN
Metro Suara.com menelusuri video durasi panjang ini dan tidak menemukan bukti valid bahwa coach Thailand menyatakan perencanaan penyerangan terhadap Timnas Indonesia.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, Football Association of Thailand (FAT) telah merilis sanksi pada Selasa (23/5/2023) terhadap para pemain dan official Timnas Thailand yang terlibat baku hantam.
Bunyi artikel sebagai berikut, "Mereka menjatuhkan sanksi selama satu tahun dari tugas di tim nasional Thailand kepada tiga ofisial dengan rincian satu pelatih kiper dan dua orang staf tim ... dua pemain ditangguhkan dari tugas di tim nasional selama enam bulan. Dua pemain itu yakni kiper Soponwit Rakyart dan pemain Thirapak Prueangna. Soponwit Rakyart terbukti menyerang Komang Teguh. Sementara Thirapak dianggap ikut serta dalam penyerangan ke Timnas Indonesia U-22."
Demikian pula artikel senada bisa dijumpai di beberapa media kredibel di Asia Tenggara, seperti Bangkok Post dan VN Express International.
KESIMPULAN
Video "AKSI PEMUKULAN TERNYATA SUDAH DIRENCANAKAN SEBELUM BERTANDING || SEA GAMES 2023" memiliki konten yang dimanipulasi.
Catatan Redaksi
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Justin Hubner Lakukan Tindakan Apa Saat Tahu Ivar Jenner dan Rafael Struick Resmi WNI?
-
CEK FAKTA: Benarkah Lionel Messi ke Indonesia karena Permintaan Khusus Mendiang Diego Maradona?
-
CEK FAKTA: Wejangan Ronaldo untuk Timnas Indonesia yang Raih Medali Emas SEA Games 2023 Bikin Merinding Sedunia?
-
Kirim Ucapan Selamat Timnas Indonesia Juara Sepak Bola SEA Games 2023, Ganjar Pranowo Dapat Sambutan "Hangat" Netizen
-
CEK FAKTA: Final Sepak Bola SEA Games 2023 Indonesia vs Thailand, Lawan Bakal Mundur Demi Hormati Kita?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka