Kasus korupsi proyek BTS melibatkan mobil mewah dan sepeda motor merek impian.
Kendaraan mahal brand premium baik roda dua maupun roda empat ditemui dalam daftar sitaan Kejaksaan Agung RI untuk penanganan kasus korupsi proyek Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo Tahun 2020-2022.
Tak terkecuali dari salah satu tersangka, Jhonny G Plate, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Dikutip dari kanal News Suara.com, Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejaksaan Agung RI Kuntadi menyatakan bahwa kasus korupsi proyek penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo Tahun 2020-2022 bukan peristiwa pidana biasa. Sebab nilai kerugian keuangan negara akibat kejahatan tersebut mencapai Rp 8 triliun lebih.
"Satu titik poin yang harus kita cermati bersama di dalam kasus ini, kami ingat peristiwa ini ada dana yang digulirkan proyek senilai 10 triliun sekian, kerugian negaranya 8 triliun sekian. Nah ini mungkin perlu kita cermati bersama bahwa ini bukan peristiwa pidana biasa," jelasnya di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2023).
Kejaksaan Agung RI tidak hanya fokus pada proses penindakan. Akan tetapi pemulihan terhadap kerugian keuangan negara.
"Tentunya kegiatan penelusuran aset kami lakukan jauh sebelum hari ini. Itu sudah kami lakukan dan beberapa sudah kami lakukan penyitaan dan itu sudah kami sampaikan," lanjutnya.
Dari mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), tersangka Jhonny G Plate antara lain disita produk buatan Land Rover, Britania Raya, yaitu Range Rover Velar 2.0. Ada pula produk Daimler-Chrysler, Jeep 2021 putih metalik pelat nomor B 10 HAN.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Ketut Sumedana menyebut penyitaan aset juga dilakukan terhadap tiga tersangka lainnya.
Beberapa produk otomotif yang masuk dalam daftar adalah sebagai berikut:
* Dari Anang Achmad Latif selaku Direktur Utama BAKTI Kominfo:
1 unit mobil BMW X5, 1 unit sepeda motor BMW/R 1250 GS Adventure, 1 unit mobil Honda HR-V, 1 sepeda motor Ducati type Scrambler Cafe Racer, 1 unit sepeda motor Triumph type Tiger 1200 Rally Pro.
* Dari Galubang Menak selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia:
1 unit mobil Toyota Innova Venturer, 1 unit mobil Lexus.
* Dari Irwan Hermawan selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy:
tidak disebutkan kendaraan premium akan tetapi tanah dan bangunan saja, meliputi 1 bidang tanah dan/atau bangunan dengan luas 1.000 M2, yang terletak di Jalan Graha Indah Golf 1 Nomor 11 Kavling 7A, Desa Mekarsalayu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat dan 1 bidang tanah dan/atau bangunan dengan luas 346 M2, yang terletak di Perumahan Dago Asri Jln. Dago Asri I, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Sedangkan nama Windi Purnama menjadi tersangka baru dalam kasus korupsi ini, ia adalah orang kepercayaan tersangka Irwan Hermawan, Komisaris PT Solitech Media Sinergy. Kini ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan.
"Penahanan selama 20 hari terhitung sejak 23 Mei 2023 s/d 11 Juni 2023 di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Prin-23/ F.2/Fd.2/05/2023 tanggal 23 Mei 2023," jelas Ketut Sumedana.
Dalam perkara korupsi BTS 4G, mantan Menkominfo Jhonny G Plate dijerat Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 Juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Berita Terkait
-
Dana Proyek BTS Bakti Kominfo Diduga Mengalir ke Parpol, NasDem Buka Suara
-
Diviralkan Hilang Dicuri, Ternyata Sisa Proyek Bakti Kominfo di Gunungkidul Diambil Vendor Secara Resmi
-
Alami Cedera, Francesco Bagnaia Tetap Ikut Balapan MotoGP Italia 2023
-
Johnny Plate Jadi Tersangka, Mahfud MD: Proyek BTS BAKTI Mangkrak!
-
Johnny G Plate Ditetapkan Jadi Tersangka Jelang 40 Hari Meninggalnya Sang Ayah, Begini Kondisi Rumahnya di NTT
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Erin Taulany Siap Buka-bukaan di Kantor Polisi, Bantah Tuduhan Penganiayaan ART
-
5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri
-
Siap-siap War, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd Via MyBCA
-
Mengatur Kembali Arah Hidup dari Buku Tiada Ojek di Paris
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
5 Cushion Paling Laris di Shopee untuk Kulit Berminyak dan Kering
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!