Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan politikus PKS Bukhori Yusuf memasuki babak baru setelah dilimpahkan ke Badan Reserse Kriminal Polri.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Nurul Azizah dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (27/7/2023)
mengatakan penanganan kasus KDRT tersebut telah dilaksanakan gelar awal.
“Hasil dari gelar awal itu dilakukan penyelidikan lanjutan,” kata Nurul.
Dalam penyelidikan lanjutan ini, kata Nurul, kasus ditangani oleh Subdit V Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
“Saat ini kasus ditangani oleh Subdit V PPA Dittipidum Bareskrim,” kata Nurul.
Sebelumnya, kasus dugaan KDRT yang dilakukan politikus PKS Bukhori Yusuf dilimpahkan dari Polrestabes Bandung ke Bareskrim Polri.
Bukhori Yusuf yang juga mantan anggota DPR RI Fraksi PKS itu dilaporkan ke polisi terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya berinisial M.
Pada Senin (22/5), Ketua DPP PKS Bidang Humas Ahmad Mabruri mengatakan bahwa proses penyelidikan internal tentang dugaan pelanggaran disiplin oleh salah satu anggota Fraksi PKS di DPR RI berinisial BY sudah berjalan di internal DPP PKS.
Dia mengatakan laporan dari publik yang masuk itu berupa dugaan KDRT oleh BY. Dia menambahkan bahwa BY juga telah menandatangani surat pengunduran diri sebagai anggota DPR RI.
Kubu Bukhori: Tak Ada KDRT, Hanya Bergulat
Bukhori Yusuf melalui pengacaranya Ahmad Mihdan menegaskan bahwa ia tak pernah melakukan penganiayaan atau KDRT terhadap istri keduanya M.
Ia mengakui rumah tangganya dengan perempuan yang dia nikahi secara siri pada Februari 2022 itu tak harmonis hingga bercerai pada November 2022 kemarin.
"Keributan yang menimbulkan pertengkaran hebat, tetapi tidak terjadi KDRT. Lebih ke pergulatan mereka bertengkar ambil telpon segala macam. Jadi ini yang terjadi," kata Ahmad di Jakarta Jumat (26/5/2023).
Ahmad juga menilai M telah mencemarkan nama baik Bukhori Yusuf dan menduga pelaporan kasus tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR adalah bentuk serangan politik.
Sebelumnya lewat pengacaranya M menuding Bukhori Yusuf melakukan KDRT dalam bentuk pemukulan, menggigit hingga menginjak istri keduanya tersebut pada saat sedang hamil hingga mengalami pendarahan.
Bukhori Yusuf juga dituding kerap melakukan hubungan seks tidak wajar dengan M. Selain itu, mantan wakil rakyat asal daerah pemilihan Jawa Tengah tersebut juga disebut melakukan kekerasan psikis terhadap istri keduanya tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?