Isu video Rebecca Klopper berdurasi 47 detik terus viral di media sosial. Kini terungkap fakta baru soal video syur yang diduga mirip sang artis tersebut.
Fakta baru ini awalnya diungkap Marissya Icha selaku teman dekat Rebecca Klopper. Ia menyebut kalau Rebecca sempat melaporkan mantan pacarnya kepada polisi atas laporan ancaman dan pemerasan.
Pengakuan ini kemudian dibenarkan oleh Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Rebecca Klopper. Hal itu terjadi sekitar Oktober 2022.
"Sekitar Oktober, saya mendapat surat kuasa dari saudara RK. Kaitannya tentang pemerasan dan pengancaman yang dialami RK, berkaitan dengan masalah saat ini video yang beredar," kata Ahmad Ramzy, dikutip dari video YouTube KH Infotainment, Minggu (28/5/2023).
Ahmad Ramzy lalu menyatakan kalau sudah ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni RFN dan NR.
"Dari kedua tersangka didapati bahwa memiliki alat peras yang mana alat peras itu video tersebut," lanjut dia.
Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan kalau Rebecca Klopper pernah diperas Rp 30 juta agar skandal videonya tidak disebar.
"Klien saya (sempat) mengirimkan sejumlah uang, waktu itu jumlahnya sekitar Rp 30 juta," kata dia.
Pada akhirnya Rebecca Klopper memilih jalur damai lewat restorative justice, di mana laporannya sedang diproses polisi pada November 2022.
"Salah satu alat bukti handphone dan alat digital lainnya untuk menyimpan video disepakati dimusnahkan. Itu juga jadi pertimbangan klien saya tidak meneruskan perkara ini karena yang memiliki video hanya tersangka ini," tandasnya.
Sekadar informasi, video Rebecca Klopper ini viral di media sosial beberapa waktu lalu. Terlihat orang yang diduga Rebecca Klopper ini sedang melakukan hubungan seks dengan seorang pria.
Hanya saja wajah sang pria tidak diperlihatkan dalam video tersebut, berbeda dengan wajah pemeran perempuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi