Persija Jakarta memiliki komposisi 18 pemain di bawah U-23 untuk mengarungi Liga 1 2022/2023.
Sebanyak 10 nama di antaranya berhasil mendapatkan jatah tampil reguler di musim lalu.
Menurut duo senior Macan Kemayoran, Maman Abdurahman dan Tony Sucipto, adik-adiknya di Persija sudah berada di trek yang tepat. Semuanya memiliki potensi untuk jauh lebih berkembang di musim-musim berikutnya. Asalkan, mereka harus tetap konsisten dan berkomitmen menjaga motivasinya.
Meski begitu, Maman memiliki pandangan bahwa ada nilai minus dari para juniornya itu, salah satunya rasa sungkan.
"Pasti mereka ada kekurangan. Salah satunya adalah mungkin mereka sungkan sama kami sebagai pemain senior. Apalagi usia kami lumayan “dekat”. Kadang mereka ada sedikit rasa segan untuk sekadar panggil saya dan bertanya," tutur Maman, dikutip dari laman remsi Persija Jakarta, Senin (29/5/2023).
Lebih lanjut, dikatakan Maman, saat masuk lapangan panggil nama pun tidak masalah. Tidak perlu ‘Bang’.
"Jika di luar lapangan biarkan sesuai cara mereka menghargai kami. Di lapangan seharusnya tidak pandang senior dan tak perlu sungkan. Tapi sejauh ini sudah lumayan bagus mereka interaksinya," katanya lagi.
Menurut Pemain Terbaik Liga Indonesia 2006 itu, beberapa nama sudah menunjukkan sinarnya di musim lalu. Ia memberi contoh rekan lini belakangnya, yaitu Muhammad Ferarri.
"Menurut saya sudah bagus karena bisa bersaing. Karena di musim sebelumnya, Ferarri sudah masuk tim dan ada kesempatan main tetapi waktu itu tetap saya yang main. Akhirnya di musim lalu Ferarri main reguler dan itu bagus. Saya bilang ke mereka (pemain muda) jangan takut atau segan misalkan saya dicadangkan karena dia. Yang paling penting bersaing secara sehat dan jangan cepat puas," pungkas Maman.
Baca Juga: Oh Jung Se Panik Melihat Kim Tae Ri Dikuasai Roh Jahat di Teaser 'Revenant'
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat