/
Senin, 29 Mei 2023 | 18:15 WIB
CEK FAKTA: Pemain bola keturunan Prancis-Aljazair mengapa diaku-aku sebagai keturunan Indonesia? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi berusaha meyakinkan penonton bahwa pemain ini berasal dari Indonesia, namun malah bahas naturalisasi pebola lainnya.

Menyambut FIFA Matchday sebentar lagi serta proses naturalisasi beberapa pemain bola potensial membuat beberapa unggahan di YouTube seragam memberikan "iming-iming" akan ada lagi calon baru. Waspadai kebenaran berita itu.

Seperti dikutip dari Turnbackhoax.id, akun YouTube bernama Kreator Bola telah mengunggah video berjudul "WOW TINGGINYA 206 METER!! PEMAIN KETURUNAN FIKS BELA TIMNAS – PSSI BERI KTP GRATIS".

Diunggah pada 23 Mei 2023, foto thumbnail adalah pemain AC Milan,  Ismael Bennacer. Disertai tulisan, "IBU PEMAIN AC MILAN ORANG JAWA" dan "PSSI BERI KTP GRATIS KARNA FIFA MATCHDAY MAKIN DEKAT".

PENJELASAN

* Narasi berdasar judul adalah ada pemain tim liga Italia AC Milan, bernama Ismael Bennacer yang memiliki darah Indonesia. Ia diklaim akan membela Timnas Indonesia.

Fakta: pemain sepakbola bini memiliki darah campuran Prancis dan Aljazair. Saat ini ia membela Timnas Aljazair dan tidak memiliki koneksi dengan Indonesia.

* Judul menyebutkan tinggi Ismael Bennacer 206 cm.
Fakta: tinggi pemain bola ini 175 m.
 
Alih-alih membahas pemain keturunan yang berlaga bersama AC Milan, video hanya memperlihatkan naturalisasi Ivar Jenner dan Rafael Struick yang kini resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Kemudian narator membahas pemain tim Leeds United dalam liga Inggris, Pascal Struijk.

Tidak ada sumber valid yang dimasukkan dalam video tentang Ismael Bennacer, dan pembahasan tentangnya juga nihil.

KESIMPULAN

Video berjudul "WOW TINGGINYA 206 METER!! PEMAIN KETURUNAN FIKS BELA TIMNAS – PSSI BERI KTP GRATIS" memiliki konten yang dimanipulasi.

Catatan Redaksi

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More