Dalam razia daging ditemukan telah dikemas dan dalam kondisi siap dijual lagi di pasar.
Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan anggota masyarakat tengah beramai-ramai mengambil daging beku ilegal pascapemusnahan yang dilakukan Bea dan Cukai di TPA Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau, pada Senin (29/5/2023).
Dikutip dari kantor berita Antara, begitu video viral ini mengemuka, Polres Bengkalis bersama instansi terkait melakukan razia dan menemukan 62 kg daging ilegal yang diambil dari Tempat Pembuangan Sampah atau TPA Bengkalis itu sudah dikemas dalam bungkus plastik dan siap dijual kembali ke masyarakat.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemda Riau memastikan daging impor yang diambil masyarakat dari TPA sampah di Kabupaten Bengkalis beberapa hari lalu itu bisa membahayakan kesehatan jika dikonsumsi.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Fara Linda Sari di Pekanbaru, Kamis (1/6/2023), menyebutkan bahwa daging yang sudah ditimbun beberapa jam di tempat yang kotor bisa membawa penyakit bagi yang memakannya.
"Jelas daging sudah tidak layak konsumsi karena sudah ditimbun di TPA beberapa lama. Terutama terkontaminasi dengan sampah," lanjutnya.
Daging, telur dan susu termasuk produk yang mudah rusak sehingga jika dibiarkan cukup lama di suhu ruang akan ada bakteri pembusuk sudah berkembang banyak.
"Daging mengandung gizi tinggi sehingga bakteri mudah berkembang. Jadi kondisi yang kemarin memang sudah sangat tidak layak konsumsi," jelas Fara Linda Sari.
Banyak risiko kesehatan bagi pengonsumsi daging terkontaminasi bakteri. Tak hanya keracunan, buruknya daging yang telah dikonsumsi mampu menyebabkan kematian bagi anak-anak hingga lansia.
Daging ilegal sendiri belum tentu dapat dipastikan aman dikonsumsi. Sebab prosedur dan kesehatan hewan itu sendiri tidak ketahui.
"Sedangkan daging impor yang masuk secara legal tentu sudah sesuai prosedur dan dari pusat sudah memastikan produk tersebut sudah bersertifikat, sehingga dijamin keamanan dan kesehatannya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Heboh Ekspor Pasir Laut, Deretan Perusahaan Ini Pernah Lakukan Penambangan Ilegal
-
Tampang Bocah Gangster yang Viral di Cimahi Saat Ditangkap Polisi: Mereka Kelompok GRS
-
Kisah Haru Umar, Bocah Yatim yang Ngebet Ketemu Ariel NOAH dan Akhirnya Terwujud
-
Nikita Mirzani Bikin Sayembara soal Cowok Perkosa 300 Ayam di Tasikmalaya
-
Bekal Mie Pakai Nasi Viral Tuai Perdebatan di Twitter, Benarkah Minim Gizi dan Berbahaya Bagi Kesehatan?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?
-
Ngeri! Balita Usia 1,5 Tahun Alami Hipotermia di Gunung Ungaran, Ini 5 Faktanya
-
Berapa Biaya dan Pajak Motor Listrik Polytron Fox 500? Segini Hitungannya
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi
-
Lindungi Hak sebagai Artis, EXO-CBX Ajukan Pemutusan Kontrak dengan INB100
-
Lengkap! Biaya Kuliah Kedokteran Undip Setara Motor hingga Mobil, Ini Rinciannya
-
Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak Manis, Steven Wongso Disentil Balik soal Steroid
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Tragis! Karnaval Sound Horeg di Pati Makan Korban Jiwa, Ini 5 Fakta yang Terungkap