Viral ada ponsel harga murah hingga 30 persen di bawah harga pasaran. Korban dari Jakarta sampai Tangerang Selatan.
Kasus dugaan penipuan berkedok iPhone harga miring oleh Rihana dan Rihani tengah viral. Mulanya diceritakan akun Twitter @mazzini_gsp, disebutkan bahwa total kerugian korban mencapai Rp 35 miliar.
Dikutip dari kanal News Suara.com, akun Twitter ini menyampaikan, "Kasus penipuan pre-order iPhone yang dilakukan dua saudari kembar Rihana dan Rihani dengan total kerugian korban mencapai Rp 35 miliar. Jumlah kerugian tiap korban bervariasi dari ratusan juta sampai miliar."
Adapun area operasional dua perempuan dengan pertalian darah terlahir sebagai anak kembar itu tidak hanya berlangsung di Jakarta Selatan. Melainkan sampai Tangerang Selatan.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yosi Hendrata menyatakan bahwa si kembar Rihana dan Rihani melancarkan aksi penipuan menggunakan modus harga murah. Produk iPhone yang ditawarkan kedua terduga pelaku terhadap korban adalah 30 persen di bawah harga pasaran.
"Itu menarik korban untuk melakukan pemesanan kepada si terlapor," jelas Kompol Henrikus Yosi Hendrata pada Rabu (7/6/2023).
Disebutkannya pula Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari lima korban. Masing-masing mengaku tertipu ratusan juta hingga di atas satu miliar rupiah.
Kedua terduga pelaku sudah dua kali dipanggil untuk pemeriksaan terlapor. Namun selalu mangkir.
"Tidak memenuhi panggilan sehingga diterbitkan surat perintah membawa, begitu diketahui keberadaannya maka akan dibawa ke Polres untuk diriksa," kata Kompol Henrikus Yosi Hendrata.
Selain Jakarta Selatan, si kembar Rihani dan Rihana juga beroperasi di Tangerang Selatan. Modusnya sama, preorder atau PO iPhone murah.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan Ipda Galih menyebut total ada enam laporan telah diterima Polres Tangerang Selatan, terkait kasus penipuan yang diduga dilakukan Rihana dan Rihani.
"Polres Tangsel menerima laporan terkait kasus tersebut ada enam Laporan Polisi, dengan enam korban yang berbeda," jelas Ipda Galih Rabu (7/6/2023).
Laporan telah naik ke tahap penyidikan. Peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan setelah ditemukan adanya unsur pidana.
"Kasus-kasus tersebut berjalan, sudah dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh penyidik Satreskrim Polres Tangsel," lanjut Ipda Galih.
Berita Terkait
-
Pria Viral Berkostum ala BDSM di Coban Glotak Diburu Polisi
-
Ngeyel Nonton Balap Motor di Pinggir Lintasan Emak-emak Digotong Ramai-ramai
-
Terekam CCTV, Aksi Pria Curi Pakaian Dalam Wanita di Pekanbaru: Buat Apaan Sih?
-
Kalah Jumlah, Seorang Warga Tersungkur di Aspal Usai Dibegal Empat Rampok, Motor Dibawa Kabur
-
Ada Skandal Video Syur, Rebecca Klopper Minta Bantuan ke Komnas Perempuan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Stop! Jangan Lakukan 3 Kesalahan Fatal Ini Saat Ziarah Kubur Menurut Ajaran Islam
-
Ramalan Shio Hari Ini 24 Maret 2026: Babi hingga Ayam Dihujani Keberuntungan
-
Puasa 6 Hari Setelah Ramadan Bikin Amalan Anda Setara Puasa Setahun Penuh, Ini Caranya!
-
8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa