Warga Jakarta diajak untuk bersahabat dengan COVID-19 dan tidak mengabaikan vaksin booster serta masker.
Secara perlahan, Pemerintah RI sudah mulai membiasakan diri dengan endemi COVID-19. Salah satunya lewat kebijakan yang tidak mengharuskan masyarakat memakai masker saat beraktivitas.
Dikutip dari kantor berita Antara, Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan aturan protokol kesehatan masa transisi endemi COVID-19 seiring terkendalinya penyebaran kasus.
Penyesuaian itu tercantum dalam Surat Edaran Satgas COVID-19 No.1 tahun 2023 tentang Protokol Kesehatan pada Masa Transisi endemi COVID-19.
Isi surat edaran itu:
1. Tetap melakukan vaksinasi COVID-19 sampai dengan dosis penguat (booster) kedua terutama bagi masyarakat rentan seperti lansia dan komorbid.
2. Diperbolehkan tidak menggunakan masker bagi masyarakat dalam keadaan sehat dan tidak berisiko penularan COVID-19 serta dianjurkan tetap menggunakan masker dengan baik apabila dalam keadaan tidak sehat atau berisiko penularan COVID-19.
3. Dianjurkan tetap membawa cairan pembersih tangan (hand- sanitizer) atau menggunakan sabun dan air mengalir untuk mencuci tangan untuk terhindar dari virus.
4. Dianjurkan untuk menjaga jarak bagi orang dalam keadaan tidak sehat dan berisiko tertular atau menularkan COVID-19.
5. Dianjurkan tetap menggunakan aplikasi SATUSEHAT untuk terus memonitor kesehatan pribadi.
Kemudian, seluruh pengelola dan operator fasilitas transportasi, fasilitas publik dan kegiatan skala besar bersama dengan pemerintah daerah setempat dianjurkan untuk tetap melakukan perlindungan kepada masyarakat melalui upaya preventif untuk mengendalikan penularan COVID-19.
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengajak warga Jakarta untuk "bersahabat" atau berdampingan dengan COVID-19 menyusul rencana pemerintah pusat mencabut status COVID-19 dari pandemi menjadi endemi.
"COVID-19 itu akan tetap ada tapi jangan merasa dihantui. Jadi COVID-19 seperti influenza, sudah kena dianggap teman seperti biasa saja," jelas Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (15/6/2023).
Ia menilai angka kasus harian COVID-19 di Jakarta sejauh ini sudah terkendali. Sebaran vaksin pun dinilai maksimal sehingga mayoritas masyarakat dianggap telah memiliki kekebalan tubuh yang baik.
Namun masyarakat juga diminta tidak sepenuhnya menyepelekan penyakit yang telah bermukim Indonesia sejak 2020.
Penggunaan masker di tempat umum dan menjaga jarak saat di keramaian juga tetap dianjurkan demi menjaga kesehatan bersama.
"Tetap berikan imbauan bahwa waspada terhadap COVID-19 itu perlu, bukan semata-mata COVID-19 sudah tidak ada," tutupnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Siap Umumkan Endemi, Ini Tanggapan Sri Sultan HB X
-
Syarat Terbaru Naik Pesawat, KRL, MRT, dan Kapal Laut Juni 2023
-
Akhir Juni, Jokowi Umumkan Indonesia Resmi Masuk Endemi
-
Harkitnas 2023, Ganjar Pranowo: Jadi Momentum Bangkitnya Ekonomi Indonesia dari Pandemi Covid-19
-
Unik, Warga Jepang Ambil Kursus Tersenyum Karena Terbiasa Memakai Masker Selama Pandemi Covid-19, Seperti Apa Sesinya?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123