Saat mendengar kata "film Titanic", pasti langsung tergambar sosok Jack and Rose. Sesungguhnya, andalan sutradara adalah eyang buyut dari istri pilot Titan Submersible yang mengalami petaka itu.
"You jump, I jump!" kalimat klasik sering dijadikan andalan sumpah setia pasangan yang pernah nonton film kolosal bumbu drama percintaan berjudul "Titanic" yang disutradarai James Cameron, buatan 1997.
Kalimat ini adalah dialog dua tokoh utamanya, Jack (Leonardo DiCaprio) dan Rose (Kate Winslet). Keduanya menjalin percintaan di kapal RMS Titanic, yang dalam pelayaran perdana dari Southampton, Britania Raya, karam di perairan dekat Newfoundland, Kanada, saat menuju New York, Amerika Serikat.
Setelah keduanya saling mengembangkan tangan penuh suasana romantis di haluan kapal, beradegan hangat di mobil klasik di dek penyimpanan barang-barang yang diangkut kapal untuk dibawa ke Amerika Serikat, keduanya mesti menyelamatkan diri karena Titanic menabrak gunung es (iceberg).
Rose mengapung di selembar papan, dan Jack dengan setia menemaninya dalam posisi terendam air hingga mengalami hypothermia dan meninggal dunia.
Sejatinya, selain pasangan muda nan mesra ini, ada lagi yang mencuri perhatian. Yaitu sepasang suami-istri lansia yang memilih berpelukan di tempat tidur saat air laut sudah masuk ke dek kapal.
Rupanya sutradara James Cameron memasukkan dua karakter ini berdasarkan dua tokoh nyata, mereka adalah pasangan Ida dan Isidor Straus. Layak dikaji dan menjadi viral karena sumpah setia keduanya tidak kalah mengharukan dibandingkan pasangan Jack dan Rose.
Isidor Straus adalah warga Amerika berdarah Yahudi Jerman kaya raya, salah satu pemilik toko serba ada mewah Macy's, politikus dan anggota dewan parlemen Amerika Serikat, yang menikah dengan Rosalie Ida Blun–kemudian terkenal sebagai Ida Straus.
Pasangan ini dikenal rukun dan damai, diidolakan karena kesetiaan satu sama lain dan dikaruniai tujuh anak. Salah satu cicitnya adalah Wendy Hollings Weil, yang menikah dengan Stockton Rush. Pendiri perusahaan wisata laut dalam bernama OceanGate sekaligus pilot Titan Submersible yang mengalami catastrophic implosion saat berada di sekitar bangkai kapal Titanic di kedalaman 3.800 m di bawah permukaan laut pada Minggu (18/6/2023).
Dikutip dari AP, saat kejadian tenggelamnya kapal RMS Titanic, Ida Straus menolak untuk diselamatkan karena aturan penggunaan sekoci adalah prioritas anak-anak dan perempuan terlebih dahulu, untuk menuju kapal penolong RMS Carpathia.
Kemudian, dipetik dari biografi sejarah keluarga Straus, kalimat terkenal Ida Straus adalah, "I will not be separated from my husband. As we have lived, so will we die, together," atau terjemahannya adalah "Saya tidak akan terpisahkan dari suami saya. Karena telah hidup bersama-sama, maka kami juga akan meninggal berdua."
Keduanya tetap berada di kapal yang karam. Jasad Isidor Straus ditemukan, sayangnya tidak demikian dengan Ida Straus. Maka dalam upacara pemakaman, pihak keluarga mengambil air laut di mana kapal RMS Titanic karam dan dimasukkan ke dalam guci penyimpan abu jenazah untuk disandingkan dengan makam suami tercintanya di mausoleum.
Tertulis di batu peringatan pasangan ini, "Many waters cannot quench love—neither can the floods drown it" yang artinya, "Seberapa banyak air tiada mampu memadamkan cinta, demikian pula banjir yang bisa menenggelamkannya."
Tag
Berita Terkait
-
Tak Cuma Kapal Selam Titanic! Ini Deretan Wisata Ekstrem Orang Kaya Raya: Sekali Jalan Bayar Rp6 Miliar
-
Kapal Selam Titanic Ditemukan, Ini 3 Teka-teki Kejanggalan Hilangnya
-
Terungkap! Ternyata Sutradara James Cameron Pernah Menyelam ke Bangkai Titanic 33 Kali
-
Apa Itu Catastrophic Implosion? Ledakan yang Hancurkan Kapal Selam Oceangate
-
Operasi Pencarian Lima Hari Berakhir, Kapal Selam Titan Submersible yang Viral Telah Bersanding dengan Titanic
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis
-
Kapan TKA SMA 2026 Dilaksanakan? Simak Jadwal dan Ketentuan Resminya
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Update Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026: Seri Galaxy A, S, hingga Z
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness