Chuck Putranto kekinian liburan bersama keluarganya, setelah resmi bebas. Juga tetap menjadi anggota Polri.
Chuck Putranto adalah sekretaris pribadi Ferdy Sambo--mantan pejabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan atau Kadiv Propam Kepolisian RI. Atasannya yang berpangkat Inspektur Jenderal atau Irjen Pol itu mendapatkan amar hukuman pidana mati dalam kasus pembunuhan berencana atas Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Chuck Putranto sendiri divonis hukuman satu tahun penjara atas kasus obstruction of justice dalam kasus pembunuhan berencana atas Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Chuck Putranto berperan meminta rekaman DVR CCTV kompleks rumah Ferdy Sambo dari mantan Kasubnit I Subdit III Dittpidum Bareskrim Irfan Widyanto. Isi dari video adalah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat masih hidup.
Dari sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan melanggar Pasal 49 Juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.
Vonis untuk Chuck Putranto dibacakan Ketua Majelis Hakim Afrizal Hadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jumat (24/2/2023).
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Chuck Putranto dengan pidana selama satu tahun penjara," demikian disebutkan Hakim Afrizal Hadi di ruang sidang PN Jaksel.
Hakim menyatakan Chuck Putranto terbukti secara sah meyakinkan melakukan tindak pidana merusak informasi elektronik milik publik secara bersama-sama. Dan Chuck Putranto juga dibebani biaya perkara sebesar Rp 10 juta.
Hukuman dinyatakan inkrah karena Chuck Putranto tidak menyatakan banding atas vonis itu.
Kekinian, Chuck Putranto dinyatakan resmi bebas tak bersyarat dari tahanan.
"Iya (Chuck) sudah bebas," jelas kuasa hukumnya, Johnny Manurung saat dikonfirmasi, Kamis (29/6/2023).
Ia menambahkan, Chuck Putranto menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Salemba, Jakarta Pusat. Disebutkan akan bebas bulan ini.
"Tanggalnya saya nggak mastiin lagi," tukas Jhonny Manurung.
Adapun status hukum Chuck Putranto kini dinyatakan bebas setelah mendapat pengurangan hukuman berupa asimilasi masa pandemi COVID-19.
"Ada mekanisme asimilasi COVID-19. Toh sudah 2/3 (menjalani). Kalau sudah 2/3 bisa juga ajukan dari Agustus tahun kemarin," katanya lagi.
Ia sendiri tidak mengetahui keberadaan Chuck Putranto terkini secara detail. Akan tetapi disebutkan langsung berkumpul dengan keluarga sambil liburan setelah dinyatakan resmi bebas dari penjara.
"Kayaknya lagi liburan langsung istirahat sama keluarga," tandas Johnny Manurung.
Sedangkan soal pekerjaan, Chuck Putranto dinyatakan tetap menjadi anggota Polri setelah upaya banding atas sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dikabulkan.
"Putusan banding yang bersangkutan tidak di-PTDH. Dengan putusan banding tersebut yang bersangkutan masih menjadi anggota Polri," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (29/6/2023).
Chuck Putranto hanya diganjar sanksi demosi selama satu tahun atas perbuatan perintangan penyidikan kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Tiba-tiba Muncul, Polwan Cantik Ini Ngaku Jadi Wanita Simpanan Ferdy Sambo
-
Resmi Bebas dari Penjara, Chuck Putranto Langsung Liburan Bareng Keluarga
-
CEK FAKTA: Kamar Ferdy Sambo Digeledah, Bungkusan Isi Barang Ilegal Ditemukan
-
CEK FAKTA: Kakinya Bengkak, Anak Ferdy Sambo Terkena Azab Penyakit Langka
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Dimasukkan ke Peti Mati, Bharada E Iringi Kepergiannya di Upacara Pemakaman
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan
-
Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
West Ham Tunjuk Karim Virani sebagai CEO Sementara
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
-
Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid
-
Korlantas Gunakan Metode TAA di TKP Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Apa Itu?
-
Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?