Pamor Rafael Tan kembali naik di dunia entertainment berkat konten seblak yang viral di media sosial. Namun sebelum itu, dia harus berdarah-darah untuk berjuang meniti karier di Jakarta.
Anggota boyband SMASH itu mengaku sempat tidak memiliki pekerjaan selama di ibu kota. Hal itu diperparah ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia yang memaksa dia pulang ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.
"Pernah banget (tidak ada pekerjaan). Apalagi pandemi kemarin, aku sampai harus pulang ke Garut. Enam bulan aku di Garut enggak ngapa-ngapain," kata Rafael dalam video YouTube Melaney Ricardo, dikutip Kamis (29/6/2023).
Sebelum memutuskan pulang kampung, Rafael Tan pun sempat berjualan bakso aci demi bertahan hidup di Jakarta. Sayang bisnis itu juga masih belum memenuhi kebutuhannya.
"Sebelum aku pulang ke Garut aku tuh jualan makanan dulu, per-acian. Aku benar-benar bikin adonan sendiri, bakso aci. Tapi setelah dijalani capek iya, tapi enggak nutup juga buat kehidupan di Jakarta," tutur dia.
Pada akhirnya ia memutuskan mudik ke Garut untuk bertemu keluarganya. Lebih lagi biaya hidup di Garut juga tidak setinggi di ibu kota.
"Jadi aku memutuskan kayaknya harus balik ke Garut. Soalnya di sana ada keluarga, makan bisa sama keluarga. Biaya hidup juga enggak terlalu besar kayak di Jakarta," lanjutnya.
Tak disangka nama Rafael kembali disorot berkat konten seblak yang viral. Padahal dia mengaku kalau konten itu tak sengaja dibuat.
"Aku iseng videoin karena menurutku ini unik. Pas kucobain enak banget. Akhirnya aku videoin, kucoba posting itu juga enggak berharap ramai, sosial media aku biasanya yang lihat berapa ribu. Tapi pas seblak ini sampai notif enggak berhenti bunyi," imbuh Rafael.
"Enggak lama, habis itu banyak yang minta resepnya, recook," tambahnya lagi.
Ia pun bersyukur mulai dikenal dengan image baru sebagai 'Mamang Seblak' setelah pamor SMASH meredup.
"Makanya ini seblak, makasih banget Tuhan. Ini sudah waktunya Tuhan banget, dari kemarin-kemarin ngeluh-ngeluh," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring